Pria Ngajum Selamat Usai Hanyut di Sungai Pakis Malang

Img 20230610 Wa0042
Img 20230610 Wa0042

Warga Malang Selamat Setelah Hanyut ke Sungai Akibat Banjir

Pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, seorang warga Desa Banjarsari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang bernama Joko Prapti Harso (56) sempat hanyut ke sungai di sekitar kawasan Perumahan Emeral Garden, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis. Kejadian ini berawal dari hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Pakis, sehingga menyebabkan sungai di depan perumahan tersebut meluap.

Korban dinyatakan hilang setelah pihak keluarga melaporkannya pada pukul 19.00 WIB. Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan orang hilang karena tenggelam di sungai sekitar waktu tersebut. Berdasarkan keterangan saksi Hariadi dan Utari, korban dilihat sedang mengendarai sepeda motor dari arah utara ke selatan pada pukul 18.10 WIB. Saat itu, kondisi jalan banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter akibat luapan air sungai.

Saksi melihat korban jatuh dan hanyut ke sungai akibat air yang meluber hingga ke Jalan Raya Bambang, Desa Saptorenggo. Pihak kepolisian kemudian bersama dengan tim SAR Malang Raya, Muspika Pakis, dan warga melakukan pencarian terhadap korban mulai pukul 19.00 WIB.

Beberapa saat pencarian dilakukan, sekira pukul 20.20 WIB, motor milik korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi korban jatuh. Tim gabungan memutuskan untuk menghentikan pencarian pada pukul 21.30 WIB karena faktor cuaca. Pada malam hari, kondisi hujan membuat pencarian tidak dapat dilanjutkan.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Sekira pukul 23.25 WIB, tim SAR mendapatkan informasi bahwa korban telah selamat dan kembali ke rumah. Informasi ini diperoleh setelah korban menghubungi salah seorang keluarga di Desa Saptorenggo.

Berdasarkan keterangan korban, pada saat kejadian, sepeda motornya tiba-tiba mati. Ia kemudian menepi dan turun dari sepeda motor, lalu menuntunnya masuk ke pintu gerbang perumahan. Saat akan masuk, korban tidak bisa melihat kondisi jalan dengan baik, sehingga jatuh dan terperosok ke sungai. Setelah terjatuh dan hanyut sekitar 100 meter, korban berhasil naik ke jalan raya.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, korban langsung pulang ke rumah di Ngajum dengan menggunakan Gojek. Diketahui, korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang kerja.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan banjir. Selain itu, pentingnya kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga keamanan diri saat berkendara di area rawan banjir.

Dengan bantuan tim SAR dan masyarakat sekitar, korban berhasil ditemukan dan selamat. Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara pihak kepolisian, SAR, dan masyarakat dalam situasi darurat.

Pos terkait