Prilly Latuconsina kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan sosial dengan resmi menjadi seorang ambasador dari Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI). Dengan bergabungnya Prilly, ia berharap dapat membantu memperluas jangkauan yayasan serta memberikan dukungan lebih besar kepada anak-anak yang sedang melawan kanker. Hal ini menjadi langkah penting dalam upaya YKAI untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para penderita kanker di Indonesia.
Sebagai salah satu tokoh publik yang aktif di dunia hiburan dan bisnis, Prilly merasa bahwa terlibat dalam kegiatan sosial memberinya rasa kepuasan tersendiri. Keikutsertaannya dalam YKAI disambut hangat oleh pengurus yayasan, termasuk keluarga dan adik-adik yang sedang menjalani perawatan. Ini menunjukkan bahwa Prilly tidak hanya diterima secara profesional, tetapi juga dihargai sebagai bagian dari komunitas yang peduli terhadap anak-anak miskin yang sedang berjuang melawan penyakit mematikan ini.
Berikut beberapa momen penting dalam perjalanan Prilly sebagai ambasador YKAI:
-
Prilly mengumumkan keberhasilannya menjadi ambasador YKAI melalui media sosial pada Senin (23/2/2026). Ia menyampaikan kabar gembira ini dengan tulus dan penuh semangat.
-
Dalam acara penyambutan, Prilly diberi pin sebagai simbol kedudukannya sebagai ambasador. Ini merupakan sebuah kehormatan dan tanggung jawab baru yang ia terima.

-
Prilly ingin berkontribusi lebih besar lagi untuk anak-anak penderita kanker di Indonesia. Ia berkomitmen untuk memberikan dukungan yang lebih luas dan berkelanjutan.

-
Saat bertemu dengan salah satu anak penderita kanker di YKAI, Prilly merasa lebih bersyukur atas segala hal yang ia miliki. Ia menyadari bahwa ada banyak hal kecil yang tidak bisa dilakukan oleh anak-anak tersebut.

-
YKAI adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada bantuan kepada anak-anak penderita kanker dan keluarga mereka yang kurang mampu. Yayasan ini bekerja keras untuk memberikan akses layanan kesehatan yang layak.

-
Bantuan yang diberikan YKAI tidak hanya berupa pengobatan, tetapi juga dukungan keluarga dan pendidikan. Ini menjadi aspek penting dalam proses pemulihan anak-anak.

-
Setelah resmi bergabung, Prilly dan pengurus yayasan mengadakan rapat untuk membahas proposal program kerja sebagai ambasador. Ini menjadi langkah awal dalam menjalankan tanggung jawab barunya.

-
Sebelum menjadi ambasador, Prilly sudah pernah menjadi relawan di YKAI pada tahun 2023. Pengalaman itu menjadi kenangan yang tak terlupakan baginya.

-
Prilly mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pengurus YKAI. Ia siap untuk terus berkontribusi dan memberikan dukungan yang lebih besar.

Dengan tanggung jawab barunya sebagai ambasador YKAI, Prilly tetap menjalani kegiatannya yang padat. Ia berharap dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi anak-anak penderita kanker di Indonesia. Di kantor YKAI, ia mendapatkan briefing dan penjelasan mengenai tanggung jawabnya sebagai ambasador.
Selain itu, Prilly juga sempat berada di pabrik perhiasan miliknya, tempat ia memimpin sebagai CEO muda. Pada kesempatan lain, ia meminta maaf atas kontroversi yang terjadi terkait posisi “Open to Work” di LinkedIn. Namun, fokus utamanya saat ini adalah pada kontribusi sosial yang ia lakukan melalui YKAI.





