Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan dana sebesar Rp 8,5 miliar untuk pembelian satu unit kendaraan dinas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyatakan bahwa kendaraan tersebut diperlukan untuk menjangkau wilayah dengan medan yang sulit di daerah tersebut.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan ini telah melalui pertimbangan matang dan didasarkan pada kebutuhan operasional kepala daerah. Menurutnya, kendaraan tersebut sangat dibutuhkan untuk mencapai titik-titik penting di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem.
“Untuk mencapai titik-titik krusial dengan medan berat, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif,” ujar Sri seperti dikutip dari laporan media lokal.
Profil Rudy Mas’ud
Berdasarkan informasi dari laman resmi portal Pemprov Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud lahir di Balikpapan pada tanggal 7 Desember 1981. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Mulawarman pada tahun 2006. Setelah itu, ia melanjutkan studi untuk memperoleh gelar magister ekonomi di universitas yang sama pada tahun 2020. Selain itu, Rudy juga meraih gelar doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di kampus yang sama pada tahun 2024.
Rudy Mas’ud memiliki latar belakang sebagai pengusaha di berbagai bidang, termasuk bahan bakar kapal. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris PT Barokah Bersaudara Perkara selama periode 2000-2018, serta sebagai Direktur Utama PT Barokah Gemilang Perkara pada 2008-2018.
Pada tahun 2020, Rudy Mas’ud menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah atau DPD Partai Golkar wilayah Kalimantan Timur selama periode 2020-2025. Karier politiknya membawanya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar periode 2019-2024.
Rudy Mas’ud memulai karir politiknya dengan terpilih sebagai anggota parlemen di Komisi VII periode 2019-2024. Setelah itu, ia mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur bersama pasangannya, Seno Aji. Hasilnya, pasangan Rudy-Seno berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah tahun 2024.
Harta Kekayaan Rudy Mas’ud
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Rudy Mas’ud tahun 2025, total harta kekayaannya mencapai sebesar Rp 166 miliar. Rudy memiliki aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan serta Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Total nilai harta tanah dan bangunan milik Rudy mencapai Rp 26,5 miliar.
Selain itu, Rudy Mas’ud juga memiliki beberapa kendaraan roda empat, antara lain mobil Honda CRV 2010 senilai Rp 100 juta, mobil Honda Freed 2008 seharga Rp 80 juta, serta mobil Suzuki X-Over 2007 senilai Rp 70 juta. Total nilai kendaraan milik Rudy mencapai Rp 250 juta.
Rudy Mas’ud juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 450 juta serta kas dan setara kas senilai Rp 28 miliar. Selain itu, ia juga memiliki utang sebesar Rp 112 miliar.





