Profil Jenderal Purnawirawan yang Kini Pimpin BPJS Kesehatan

Aa1wj0qj
Aa1wj0qj

Penunjukan Direktur Utama BPJS Kesehatan

Pengangkatan Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan menjadi perhatian publik setelah diumumkan secara resmi. Penunjukan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola dan kesinambungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Prihati Pujowaskito, yang sebelumnya adalah perwira tinggi TNI yang telah pensiun serta dokter spesialis jantung, memiliki rekam jejak yang panjang dalam berbagai bidang. Kombinasi latar belakang militer dan medis membuat penunjukan ini dinilai strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan nasional.

Latar Belakang Profil

Prihati Pujowaskito lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 29 Maret 1967. Nama lengkapnya adalah Mayjen TNI Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K), FIHA., M.M.R.S. Ia menempuh pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan lulus pada 1994. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan pendidikan militer melalui Sekolah Perwira Militer Sukarela (SEPA Milsuk, kini SIPSS) ABRI pada 1990.

Setelah lulus sebagai dokter umum, ia melanjutkan pendidikan spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Universitas Airlangga dan menyelesaikannya pada 2007. Ia kemudian meraih gelar Magister Manajemen Rumah Sakit (MMRS) pada 2015 serta Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong. Selain itu, ia memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Kesehatan pada 2021–2022 di Universitas Borobudur.

Perjalanan Karier

Karier militernya dimulai sebagai Dokter Komando Pasukan Khusus pada periode 1990–2000. Ia juga pernah menjalani pendidikan militer di Sussarcabkes pada 1998 dan Selapakes pada 2007. Beberapa jabatan strategis di lingkungan TNI AD pernah diemban olehnya. Ia tercatat menjabat sebagai Gumil Gol VIII Pusdikpassus (1995–1996), Pakesyon 41 Grup 4 Kopassus (1997–1998), Pakesyon 42 Grup 4 Kopassus (1999–2000), serta Pakesyon 21 Grup 2 Kopassus (2001–2002).

Setelah bertugas di satuan lapangan, kariernya lebih banyak dihabiskan di rumah sakit militer. Pada 2007, ia dipercaya sebagai Kasubdep Jantung RS Dustira Kesdam III. Profil Prihati Pujowaskito semakin menonjol ketika ia menjabat Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto pada 2018–2021, kemudian menjadi Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto pada 2021–2022.

Kiprah di Bidang Akademik

Tidak hanya di dunia klinis dan militer, profil Prihati Pujowaskito juga mencerminkan kiprah di bidang akademik. Sejak 2023 hingga 2025, ia dipercaya menjabat sebagai Dekan Fakultas Militer di Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

Ia merupakan pensiunan militer dengan pangkat Mayor Jenderal TNI sekaligus dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Kombinasi pengalaman klinis, manajerial, militer, dan akademik menjadi modal kuat dalam memimpin lembaga strategis seperti BPJS Kesehatan.

Harapan di Masa Depan

Secara keseluruhan, profil Prihati Pujowaskito menggambarkan sosok profesional dengan rekam jejak panjang di bidang kesehatan dan pertahanan. Dengan latar belakang dokter spesialis jantung, doktor hukum kesehatan, serta pengalaman memimpin institusi medis militer, ia diharapkan mampu memperkuat tata kelola BPJS Kesehatan dan menjaga kesinambungan Program JKN di bawah kepemimpinannya.

Pos terkait