Profil Prihati Pujowaskito, Dirut BPJS Kesehatan Baru

Aa1whljr
Aa1whljr

Pengangkatan Direktur Utama BPJS Kesehatan

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Mayor Jenderal TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17/P Tahun 2026 yang berkaitan dengan pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan Dewan Pengawas serta keanggotaan Direksi BPJS.

“Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” demikian pernyataan BPJS Kesehatan dalam keterangannya pada Kamis, 19 Februari 2026.

Selain Prihati, Prabowo juga mengangkat tujuh orang jajaran direksi lainnya. Mereka adalah Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati.

Prihati Pujowaskito akan memimpin lembaga jaminan sosial tersebut selama lima tahun ke depan. Ia mengambil alih jabatan dari Ali Ghufron Mukti yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan sejak Februari 2021. Lalu, siapa sebenarnya Prihati Pujowaskito dan bagaimana rekam jejaknya?

Latar Belakang Pendidikan

Prihati Pujowaskito adalah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis jantung dan pembuluh darah kardiologi intervensi. Ia memulai karier di lingkungan kesehatan militer. Pria yang lahir di Solo, Jawa Tengah, pada 29 Maret 1967 ini pernah berkarier sebagai perwira tinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal.

Prihati mengikuti pendidikan militer di Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepamilsuk) ABRI III pada 1990, Kursus Dasar Kecabangan Kesehatan (Sussarcabkes) pada 1998, dan Sekolah Lanjutan Perwira Kesehatan (Selapakes) pada 2007.

Dalam bidang pendidikan umum kedokteran, Prihati lulus dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret atau UNS Surakarta pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis jantung dan pembuluh darah di FK Universitas Airlangga, dan lulus pada 2007.

Selain itu, Prihati juga menempuh pendidikan magister manajemen rumah sakit (MMRS) pada 2015. Ia meraih gelar Doktor Hukum Kesehatan pada 2021.

Prihati tercatat menempuh sekolah dasar dan menengah di Sekolah Dasar Negeri Kartoharjo VI Madiun, Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Madiun, dan Sekolah Menengah Atas Negeri Kartasura Sukoharjo.

Karier Militer

Prihati memulai karier militer melalui jalur perwira karier TNI pada 1990. Selama periode 1990 hingga 2000, ia ditugaskan sebagai dokter pada satuan Komando Pasukan Khusus alias Kopassus.

Setelah itu, pada 2000 hingga 2006, ia ditempatkan di Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) dan bertugas sebagai dokter spesialis jantung di RS TNI AD Dustira Cimahi.

Pada 2018 hingga 2021, Prihati dipercaya menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto dan menjadi dosen FK Universitas Jenderal Achmad Yani atau Unjani Cimahi, Jawa Barat. Kemudian, pada 2021 hingga 2022, Prihati ditunjuk menjadi direktur pengawasan medik RSPAD Gatot Soebroto.

Lalu pada 2023 hingga 2025, Prihati menjabat sebagai dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan.

Pos terkait