Penunjukan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Dirut BPJS Kesehatan
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Penunjukan ini dilakukan untuk menggantikan Ali Ghufron Mukti yang masa jabatannya berakhir pada Februari 2026. Keputusan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas serta Keanggotaan Direksi BPJS Kesehatan.
Penetapan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini disampaikan oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, dalam pernyataannya.
Latar Belakang dan Riwayat Pendidikan Prihati Pujowaskito
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mumpuni. Ia adalah seorang pensiunan militer sekaligus dokter spesialis jantung. Nama lengkapnya adalah Mayjen TNI Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K), FIHA., M.M.R.S.
Prihati memperoleh gelar dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Sebelum menempuh pendidikan kedokteran, ia telah menyelesaikan pendidikan tinggi di Sekolah Perwira Militer Sukarela atau SEPA Milsuk (kini bernama SIPSS) ABRI pada tahun 1990.
Setelah lulus dari UNS, ia melanjutkan pendidikan spesialisasi di Universitas Airlangga (Unair) dengan mengambil bidang Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan tersebut pada tahun 2007.
Selain itu, Prihati juga memiliki gelar Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gotong Royong. Ia juga menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum pada tahun 2022 dari Universitas Borobudur.
Karier di Dunia Kesehatan dan Militer
Prihati memiliki pengalaman luas di bidang kesehatan dan militer. Ia pernah bertugas sebagai Dokter Komando Pasukan Khusus dari tahun 1990 hingga 2000. Setelah itu, ia menjadi dokter spesialis jantung di lingkungan TNI AD.
Pada tahun 2018 hingga 2021, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Jantung di Rumah Sakit RSPAD Gatot Soebroto. Selanjutnya, dari tahun 2021 hingga 2022, ia menjabat sebagai Direktur Pengawasan Medik di RSPAD Gatot Soebroto.
Sejak tahun 2023 hingga 2025, Prihati menjabat sebagai Dekan Fakultas Militer di Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Dengan latar belakang yang kuat di bidang kesehatan dan militer, Prihati diharapkan mampu membawa BPJS Kesehatan menuju peningkatan kualitas layanan dan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional. Tantangan utamanya akan terletak pada pengelolaan sumber daya, peningkatan akses layanan kesehatan, serta memastikan keadilan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Prihati diharapkan dapat menjadi pemimpin yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada di BPJS Kesehatan dalam menjalankan misinya.





