Profil Rudy Mas’ud, Gubernur Kaltim yang Dikritik karena Beli Mobil Dinas Rp 8,5 M, Jejak Karier Disorot

Aa1xha5r
Aa1xha5r

Profil Rudy Mas’ud, Gubernur Kaltim yang Jadi Sorotan

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, kini menjadi sorotan publik setelah diketahui mengeluarkan dana sebesar Rp 8,5 miliar untuk pembelian mobil dinas. Tindakan ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat dan media, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan oleh pemerintah daerah. Siapakah sosok Rudy Mas’ud yang kini menjadi pusat perhatian?

Riwayat Pendidikan dan Karier

Rudy Mas’ud lahir pada tanggal 7 Desember 1981. Ia merupakan seorang pengusaha sekaligus politikus Partai Golkar. Sebelum menjabat sebagai Gubernur Kaltim, ia pernah menjabat sebagai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2019–2024 dengan wilayah pemilihan Kalimantan Timur.

Selain itu, Rudy juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur untuk periode 2020–2025. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2025–2029.

Berikut riwayat pendidikan Rudy Mas’ud:

  • SDN 008 Balikpapan (1987–1993)
  • SMP N 4 Samarinda (1993–1996)
  • SMA N 2 Balikpapan (1996–1999)
  • S1 Ekonomi, Universitas Mulawarman Samarinda (1999–2006)
  • S2, Universitas Mulawarman Samarinda (2017–sekarang)

Riwayat Pekerjaan dan Organisasi

Rudy Mas’ud memiliki latar belakang karier yang cukup luas, baik dalam dunia bisnis maupun politik. Berikut beberapa jabatan penting yang pernah ia jalani:

  • Anggota DPR RI (2019–2024)
  • Executive Chairman Barokah Bersaudara Perkasa (2018–sekarang)
  • Komisaris PT Eissu Prima Usaha (2015–2015)
  • Direktur Utama PT Cakra Buanamas Utama (2015–2018)
  • Direktur Utama PT Eissu Prima Usaha (2015–2018)
  • Komisaris PT Cakra Buanamas Utama (2014–2015)
  • Direktur Utama PT Barokah Bersaudara Perkasa (2007–2013)

Di samping itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi seperti:

  • Ketua SOKSI Kal-Tim (2018–2023)
  • Ketua PERBASI Kal-Tim (2017–2021)

Harta Kekayaan dan Kondisi Mobil Pribadi

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri Sipil (LHKPN) yang dilaporkan pada 22 Maret 2024, Rudy Mas’ud memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 320 miliar. Namun, ia juga memiliki hutang sebesar Rp 137 miliar, sehingga harta kekayaan bersihnya mencapai Rp 183 miliar.

Meski demikian, Rudy mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menjalankan tugas-tugasnya di Kaltim. Ia menyatakan bahwa mobil dinas belum tersedia untuk digunakan dalam aktivitas operasionalnya.

“Sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kami mobil untuk di Kalimantan Timur. Jadi tidak ada mobilnya, mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujarnya.

Penjelasan Mengenai Pembelian Mobil Dinas

Rudy menegaskan bahwa mobil dinas tersebut sudah ada, tetapi saat ini berada di Jakarta. Menurutnya, mobil tersebut disiapkan untuk mendukung kegiatan kepala daerah yang berkaitan dengan agenda nasional maupun internasional. Ia juga menilai bahwa kondisi Kaltim sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat frekuensi kedatangan pejabat, investor, serta tamu dari luar negeri semakin tinggi.

“Kalimantan Timur adalah Ibu Kota Nusantara, miniatur Indonesia. Tamu dari Kaltim bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tetapi juga dari global,” katanya.

Menurut Rudy, mobil dinas yang dibeli sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006. Ia menegaskan bahwa mobil yang dipesan memiliki kapasitas mesin 3.000 cc, sesuai dengan ketentuan regulasi.

“Persoalan harga ada rupa, ada harga, ada mutu, ada kualitas. Kami tidak mengikuti berapa harganya, kami hanya pesan mobilnya itu saja sesuai dengan Permendagri,” jelasnya.

Hingga saat ini, Rudy belum mengungkapkan merek dan tipe mobil tersebut kepada publik. Namun, ia memastikan bahwa mobil tersebut telah diuji coba di Jakarta dan siap digunakan untuk menunjang kegiatan kepala daerah di ibu kota.

Pos terkait