Program Ramadan 2026, PKS Jatim Gelar Lomba Hafalan Al-Qur’an Jawa Timur

Photo 2021 11 22 09 48 11
Photo 2021 11 22 09 48 11

Kegiatan MHQ Tingkat Jawa Timur Dihadiri Peserta Terbaik dari 38 Kabupaten/Kota

DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jatim kembali menggelar Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) tingkat provinsi di Surabaya. Acara ini digelar pada Minggu (1/3/2026), sebagai tindak lanjut dari lomba serupa yang telah dilaksanakan di tingkat kabupaten dan kota sebelumnya.

Peserta yang hadir dalam acara ini merupakan perwakilan terbaik dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka telah melewati berbagai tahap seleksi yang dilakukan secara berjenjang, sehingga hanya peserta dengan kemampuan terbaik yang bisa mengikuti ajang MHQ tingkat provinsi ini.

Pemenang MHQ tingkat Jawa Timur akan mewakili provinsi tersebut dalam ajang nasional, yang akan diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa PKS Jatim tidak hanya fokus pada kompetisi semata, tetapi juga menjadikan MHQ sebagai sarana untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan kader partai.

Tujuan MHQ Bukan Sekadar Perlombaan

Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid, menjelaskan bahwa ajang MHQ bukan sekadar perlombaan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian program Ramadan dan juga sebagai ajang konsolidasi nilai Qur’ani di internal partai.

“Jangan hanya membawa pulang tropi. Sepulang dari sini, tugasnya adalah menghadirkan pelayanan di tengah masyarakat,” ujar Syadid kepada wartawan, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, MHQ ini menjadi wujud bahwa pembinaan kader berbasis Al-Qur’an tidak berhenti pada seremoni semata. Partisipasi dari 38 daerah di Jawa Timur secara berjenjang disebut sebagai upaya sistematis dalam membangun tradisi di internal partai.

Pentingnya Nilai Spiritual dalam Pembinaan Kader

Ketua Panitia Ramadhan DPW PKS Jatim, Darmidi, menjelaskan bahwa MHQ yang diadakan secara berjenjang dari tingkat daerah hingga wilayah merupakan konsistensi dalam pembinaan kader berbasis nilai spiritual. Ia menilai bahwa kegiatan ini memiliki pesan kuat.

Yakni, meskipun dinamika sosial dan politik terus berkembang, pondasi nilai spiritual tetap menjadi pegangan utama bagi kader PKS. Ia menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar dalam menghasilkan para huffazh dari kalangan kader.

“Ini bisa menjadi gerakan besar pembinaan Al-Qur’an ke depan,” kata Darmidi.

Peran MHQ dalam Penguatan Kepribadian Kader

Dalam acara ini, peserta diuji melalui berbagai tahapan, mulai dari hafalan ayat-ayat Al-Qur’an hingga kemampuan membaca dan memahami makna dari setiap surat. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik secara individu maupun kelompok.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar kader dari berbagai daerah di Jawa Timur. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat memperkuat ikatan persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan di antara anggota partai.

Harapan untuk Masa Depan

Melalui MHQ ini, PKS Jatim berharap mampu menciptakan generasi kader yang tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang kuat serta berkomitmen pada nilai-nilai Islam yang benar.

Dengan adanya ajang seperti ini, diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi partai dalam membangun masyarakat yang lebih baik, berdasarkan prinsip-prinsip keadilan, kebenaran, dan keberlanjutan.

Pos terkait