Proyek Klaten Perdana Tampil di Gigs Kolektifun, Mas Hamenang Bangkitkan Bakat Lokal

Image 750x 6845730b39ad1
Image 750x 6845730b39ad1

Klaten Project Tampil di Gigs Kolektifun Volume 4

Pada hari Sabtu (28/2/2026), Klaten Project tampil perdana di panggung gigs yang digelar di Kafe Kopi Sawah, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari Kolektifun volume 4, yang berlangsung menjelang berbuka puasa. Meski cuaca sedang diguyur hujan, penampilan band Klaten Project tetap memukau para penonton.

Klaten Project terdiri dari berbagai personel yang berasal dari berbagai latar belakang. Salah satu anggota adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang akrab disapa Mas Ham. Selain itu, terdapat juga influencer Amin Klaten dan dua personel dari band Jikustik, yaitu Adhitya Bagaskara dan Carolus Liberianto atau yang lebih dikenal dengan nama Carlo.

Dalam penampilannya, Klaten Project membawakan empat lagu yang semuanya berasal dari band Jikustik. Salah satu lagu yang dibawakan adalah single religi mereka yang berjudul “Tuhan Itu Ada”, yang sebelumnya telah dirilis. Lagu-lagu ini berhasil mencuri perhatian dan memberikan kesan mendalam bagi para penonton.

Selain Klaten Project, acara Kolektifun volume 4 juga diramaikan oleh beberapa band lain seperti Fraide, Kondang Winangun, Wana Dwika, dan Ready Over. Mereka semua memberikan penampilan yang menarik dan menghibur selama acara berlangsung.

Tidak hanya penampilan musik, acara ini juga menyajikan kegiatan syiar Islam yang dipaparkan oleh Gus Jati. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyediakan ruang bagi anak-anak muda untuk berkreasi sambil tetap menjaga nilai-nilai spiritual.

Usai manggung, Bupati Hamenang mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap penyelenggaraan Kolektifun. Ia menyebutkan bahwa acara ini sangat luar biasa karena mampu mewadahi anak muda yang memiliki minat di bidang musik.

“Acara ini sangat positif. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan berkembang,” ujarnya. Menurutnya, acara ini tidak hanya memberikan wadah bagi musisi muda, tetapi juga memberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat.

Ia juga menambahkan bahwa dalam setiap penampilan, terdapat sisipan-sisipan kerohanian. Hal ini terlihat dari adanya tausiah yang disampaikan oleh Gus Jati. Dengan demikian, acara ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pengingat akan nilai-nilai keimanan.

Bupati Hamenang berharap agar Kolektifun dapat terus berkembang dan menjadi ajang yang lebih besar. Ia berharap lebih banyak lagi peserta yang hadir, sehingga bisa mewadahi seluruh anak muda di Kabupaten Klaten Selatan yang memiliki hobi bermusik.


Pos terkait