PSS Sleman Sukses Balaskan Dendam dengan Kemenangan atas Persela Lamongan
PSS Sleman berhasil membalaskan dendam mereka saat mengalahkan Persela Lamongan dalam pertandingan pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, pada Minggu (1/3/2026) malam berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk PSS Sleman.
Gol tunggal yang dicetak oleh Irvan Mofu pada menit ke-8 menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Super Elang Jawa. Gol ini tidak hanya membawa kemenangan bagi PSS, tetapi juga memperkuat posisi mereka di puncak klasemen Grup Timur dengan koleksi 45 poin dari 21 laga.
Posisi PSS di Puncak Klasemen
Kemenangan ini membuat PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen Grup Timur. Mereka kini terpaut empat poin dari Barito Putera di posisi kedua, serta unggul lima angka dari Kendal Tornado dan Persipura di posisi ketiga dan keempat masing-masing dengan koleksi 40 poin.
Dengan enam laga tersisa, kans PSS untuk promosi ke kasta tertinggi musim depan semakin terbuka. Konsistensi permainan dan hasil positif yang diraih membuat pelatih Ansyari Lubis percaya bahwa timnya bisa meraih target tersebut.
Jalannya Laga
Meski bertindak sebagai tim tamu, PSS tampil agresif sejak menit awal demi mengamankan poin penuh agar tetap bertahan di puncak klasemen. Tim berjuluk Super Elang Jawa langsung membuka keunggulan pada menit ke-8. Irvan Mofu sukses memaksimalkan umpan matang Frederic Injai dan menjebol gawang Persela.
Gol tersebut menjadi bukti kepercayaan pelatih Ansyari Lubis yang menurunkannya sebagai starter untuk menggantikan Gustavo Tocantins karena akumulasi. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan PSS.
Tertinggal satu gol, Persela mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-17, Luan memperoleh peluang lewat sundulan, namun bola masih melebar dari sasaran. Tak lama berselang, Daniel Goncalves juga mengancam gawang yang dikawal Ega Rizky, tetapi penyelesaiannya belum menemui target.
PSS hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-25. Bek Lucao menyambut sepak pojok dengan tandukan keras, namun bola hanya membentur mistar gawang. Menjelang akhir babak pertama, tempo permainan cenderung melambat. PSS lebih banyak memainkan bola pendek dari kaki ke kaki di area pertahanan sendiri.
Sesekali mengandalkan umpan panjang ke sektor sayap untuk membongkar pertahanan tuan rumah. Kevin Gomes turut mendapatkan peluang emas, tetapi sepakannya kembali membentur mistar gawang Persela.
Cedera Irvan Mofu
Petaka kecil menghampiri PSS pada menit ke-40 ketika Irvan Mofu mengalami masalah pada paha belakang dan harus mendapat perawatan. Setelah melalui observasi tim medis, ia ditarik keluar dan digantikan Junior Haqi. Pergantian ini membuat PSS kehilangan sosok striker murni di sisa babak pertama.
Hingga peluit turun minum dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta. PSS Sleman tetap unggul 1-0 atas Persela Lamongan saat jeda pertandingan.
Babak Kedua
Seusai turun minum, gaya permainan Persela berubah. Laskar Joko Tingkir tampak lebih agresif. PSS juga tak mau kalah. Jual beli serangan tak terhindarkan di babak kedua ini. Tapi hingga menit ke-75 tak ada gol yang tercipta.
Empat pergantian pemain dilakukan PSS Sleman di babak kedua untuk mempertebal pemain di lini tengah. Kim Kurniawan dan Jehan Pahlevi turut dimainkan. Frederic Injai bermain agak ke depan sebagai striker.
Namun tak ada gol tercipta di babak kedua, PSS menang 1-0 di laga ini.





