Puluhan Mahasiswa Serbu Polresta Samarinda dengan 7 Tuntutan Khusus

Whatsapp Image 2023 03 20 At 12.42.09 E1679291544123 1
Whatsapp Image 2023 03 20 At 12.42.09 E1679291544123 1

Demonstrasi Mahasiswa di Samarinda Minta Reformasi Kepolisian

Puluhan mahasiswa di Samarinda melakukan aksi unjuk rasa di Mako Polresta Samarinda pada Senin (02/03/2026). Aksi ini dilakukan oleh Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai universitas di kota tersebut, termasuk Universitas Mulawarman. Mereka menuntut perubahan besar dalam sistem kepolisian dan menginginkan lebih banyak transparansi serta partisipasi masyarakat sipil dalam proses reformasi.

Tujuh Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksi mereka, para mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan utama yang mereka harapkan dapat segera direspons oleh pihak berwenang. Berikut adalah daftar tuntutan tersebut:

  • Hapus total dwifungsi polri dari tubuh sipil

    Mereka menilai bahwa polisi tidak boleh memiliki peran di luar tugasnya sebagai pengemban hukum. Hal ini dinilai bisa menyebabkan konflik kepentingan dan melemahkan kredibilitas institusi.

  • Hentikan kekerasan, kriminalisasi, dan represifitas polisi kepada rakyat sipil

    Mahasiswa mengecam tindakan represif yang sering dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap warga sipil. Mereka meminta agar polisi lebih humanis dan menjunjung hak asasi manusia.

  • Proses secara pidana bukan hanya sanksi etik dan disiplin anggota polisi yang terbukti melakukan pelanggaran tanpa ada upaya saling melindungi esprit de corps yang keliru

    Tuntutan ini menekankan perlunya proses hukum yang adil terhadap anggota polisi yang melakukan kesalahan, bukan hanya sanksi administratif atau etik.

  • Bebaskan seluruh tahanan perang kelas dimanapun berada

    Mereka menuntut agar semua tahanan yang dianggap terlibat dalam “perang kelas” segera dibebaskan, dengan alasan bahwa tahanan tersebut tidak layak ditahan tanpa dasar hukum yang jelas.

  • Evaluasi total institusi polri

    Mahasiswa meminta evaluasi menyeluruh terhadap struktur dan kinerja polisi agar lebih efektif dan akuntabel.

  • Mendesak KPRP agar segera membuka hasil dan peta jalan reformasi polri serta memastikan KPRP melibatkan partisipasi aktif masyarakat sipil secara transparan dan akuntabel

    Dalam tuntutan ini, mahasiswa menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses reformasi kepolisian agar tidak hanya diambil alih oleh pihak tertentu.

Dampak Aksi di Jalan

Selama aksi berlangsung, para demonstran menutup setengah bagian jalan di depan Mako Polresta Samarinda. Hal ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi. Para peserta aksi tampak antusias dan tetap menjaga ketertiban meskipun berada di tengah keramaian.



Gambar para mahasiswa sedang berdemo di depan Mako Polresta Samarinda.



Tampak aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Samarinda.

Aksi ini menunjukkan semangat perubahan yang kuat dari kalangan mahasiswa, yang ingin melihat sistem kepolisian yang lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pos terkait