Putin Kecam Keras Serangan AS-Israel yang Menewaskan Ali Khamenei

P07zm9b7 14
P07zm9b7 14

Pernyataan Keras Putin terhadap Pembunuhan Khamenei

Presiden Rusia, Vladimir Putin, akhirnya angkat bicara mengenai kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Dalam pernyataannya yang dirilis oleh kantor berita Rusia TASS, Putin menyebut serangan AS-Israel sebagai “pembunuhan sinis” yang melanggar norma hukum internasional dan etika kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya mengguncang stabilitas kawasan tetapi juga merusak prinsip dasar hubungan antarnegara.

Pernyataan keras Putin memperkuat posisi Rusia sebagai sekutu strategis Iran. Selama beberapa tahun terakhir, hubungan antara Moskow dan Teheran semakin kuat, termasuk dalam kerja sama pertahanan di tengah konflik Rusia dengan Ukraina. Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya juga mengecam serangan AS-Israel sebagai langkah sembrono dan agresi tanpa provokasi.

Operasi Militer dan Dampaknya

Media Iran melaporkan bahwa Khamenei tewas akibat serangan udara besar-besaran pada Sabtu (28/2/2026). Operasi tersebut diklaim menargetkan infrastruktur militer dan lingkaran kepemimpinan tertinggi Iran. Khamenei tewas bersama putri, cucu, menantu perempuan, dan menantu laki-lakinya.

Operasi yang diberi nama “Epic Fury” oleh Pentagon dan “Raungan Singa” oleh militer Israel ini tidak hanya menargetkan infrastruktur militer. Beberapa pejabat tinggi militer dan pertahanan Iran dilaporkan turut menjadi korban. Situasi ini memicu respons keras dari Teheran.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan meluncurkan gelombang serangan balasan menggunakan rudal balistik dan drone ke sejumlah titik strategis di kawasan. Ketegangan regional pun meningkat tajam, dengan laporan gangguan dan ledakan di beberapa negara Teluk serta wilayah Irak.

Korban dan Kehilangan Iran

Kehilangan Iran hampir tidak terukur. Tokoh-tokoh kunci yang terkonfirmasi tewas meliputi:

  • Letjen Abdolrahim Mousavi: Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran.
  • Aziz Nasirzadeh: Menteri Pertahanan Iran.
  • Mayjen Mohammad Pakpour: Komandan elit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
  • Ali Shamkhani: Penasihat utama pertahanan dan mantan sekretaris keamanan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan di platform X bahwa “Tiran Khamenei telah dieliminasi” dalam apa yang ia sebut sebagai serangan pembuka untuk menghancurkan “poros kejahatan.”

Serangan Balasan dan Kekosongan Kepemimpinan

Iran tidak tinggal diam. Sejak Minggu pagi (1/3/2026), IRGC meluncurkan “Gelombang Keenam” serangan rudal balistik dan ribuan drone ke berbagai titik di kawasan. Suasana Ramadan yang syahdu berubah mencekam saat ledakan dan sirene serangan udara terdengar bersahutan dengan suara azan di kota-kota besar.

Dampak serangan balasan ini dilaporkan sangat luas:

  • Dubai: Puing-puing rudal yang dicegat menyebabkan kebakaran hebat di pelabuhan Jebel Ali. Asap hitam tebal menyelimuti cakrawala Business Bay.
  • Qatar & Bahrain: Ledakan keras mengguncang Doha dan Manama, menyebabkan belasan orang terluka dan kerusakan material di sekitar area komersial.
  • Irak: Bandara Erbil dilaporkan mengalami kebakaran hebat akibat serangan rudal.

Ali Larijani, tokoh senior Iran, bersumpah akan “menikam Amerika di jantungnya” dan menegaskan pembalasan akan jauh lebih kuat. Larijani memastikan struktur kepemimpinan sementara tengah dibentuk untuk mengisi kekosongan kekuasaan.

Pos terkait