Pusat Kuliner Pasar Beduk di Halaman Gedung Kesenian Kayuagung
Halaman gedung kesenian yang terletak di Kelurahan Sidakersa, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi pusat kuliner selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menarik perhatian masyarakat setempat dan sekitarnya, karena menjadi ajang berkumpulnya para pedagang takjil dan makanan khas Ramadan.
Kegiatan pasar beduk ini akan berlangsung selama hampir satu bulan penuh, mulai dari tanggal 19 Februari hingga 17 Maret 2026. Selama masa tersebut, halaman gedung kesenian akan digunakan sebagai tempat para pedagang menjajakan dagangan mereka. Berbagai jenis makanan dan minuman bisa ditemukan di sini, termasuk gorengan, kolak, es campur, nasi, lontong sayur, dan pempek.
Pasar beduk ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir sangat penting dalam menyediakan lokasi bagi para pedagang dan UMKM untuk berjualan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya dapat menikmati berbagai menu berbuka puasa, tetapi juga bisa melakukan aktivitas ngabuburit sambil belanja dan berkumpul bersama keluarga atau teman-teman.
Jenis-jenis Makanan yang Tersedia
Di pasar beduk ini, pengunjung dapat menemukan berbagai macam makanan dan minuman yang cocok untuk berbuka puasa. Beberapa contohnya adalah:
- Gorengan: seperti pisang, bakwan, dan tahu
- Kolak: berbagai rasa seperti kolak pisang, kolak jagung, dan kolak labu
- Es campur: minuman segar yang cocok untuk mengisi waktu sore hari
- Nasi dan lontong sayur: hidangan utama yang biasanya disajikan saat berbuka
- Pempek: makanan khas Palembang yang sangat diminati oleh masyarakat
Selain itu, tersedia juga berbagai jajanan tradisional dan menu-menu lain yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Manfaat bagi Pelaku UMKM
Menurut Camat Kayuagung, M Saleh, pasar beduk bukan hanya sekadar ajang jual beli, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Para pedagang yang terlibat dalam kegiatan ini adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Dengan adanya pasar beduk, penjualan mereka bisa meningkat, terutama selama bulan Ramadan yang merupakan periode ramai.
“Kegiatan seperti ini dapat membantu pelaku UMKM berkembang dan meningkatkan penjualannya,” ujar Saleh.
Dengan demikian, pasar beduk tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin mencari makanan dan minuman berbuka puasa, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kegiatan ini menjadi wadah yang ideal untuk memperkuat ikatan sosial dan memperluas jaringan bisnis antara para pelaku usaha dan konsumen.
Kesimpulan
Pasar beduk di halaman gedung kesenian Kayuagung menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat selama bulan Ramadan. Kehadiran berbagai jenis makanan dan minuman yang lezat serta suasana yang hangat dan ramah membuat kegiatan ini semakin diminati. Selain itu, keberadaan pasar beduk juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM lokal.





