Ratusan Mahasiswa Beri Rapor Merah Kepemimpinan Bupati Lebak Selama Satu Tahun

Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan 169 2
Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan 169 2

Demonstrasi Mahasiswa di Lebak Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan Kebijakan Pemerintah

Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Lebak pada Senin (2/3/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Lebak selama satu tahun terakhir.

Pantauan jurnalis di lokasi menunjukkan bahwa para mahasiswa tersebut berjalan memutari Alun-alun Rangkasbitung sambil menyampaikan aspirasi mereka di atas mobil komando (mokom). Setelah itu, mereka berkumpul dan menyampaikan tuntutan tepat di gerbang pintu masuk Kantor Bupati Lebak.

Dalam aksinya, mahasiswa memberikan ‘rapor merah’ terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak. Melalui orasi yang disampaikan, mereka menyoroti sejumlah isu penting seperti infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, serta anggaran pembangunan Alun-alun Rangkasbitung.

Koordinator KUMALA, Rohimin, dalam orasinya menyampaikan keluhan terkait penanganan infrastruktur jalan di Lebak yang dinilai belum serius oleh Bupati Lebak. Ia menegaskan bahwa banyak jalan yang rusak dan fenomena ini menjadi jeritan masyarakat setiap hari.

“Bagaimana kita melihat penanganan infrastruktur jalan di Lebak yang masih belum serius oleh Bupati Lebak,” ujar Rohimin.

Ia menilai bahwa masa satu tahun kepemimpinan seharusnya sudah memberikan dampak yang dirasakan masyarakat. Namun hingga saat ini, keluhan terkait infrastruktur jalan masih terus disuarakan.

Selain itu, pembangunan Alun-alun Rangkasbitung yang menjadi program unggulan juga dinilai menimbulkan polemik karena memakan anggaran besar tanpa perencanaan yang matang.

“Anggaran besar itu jika direalisasikan untuk perbaikan jalan, setidaknya bisa menjawab keluhan masyarakat Lebak,” katanya.

Ia menambahkan, “Lalu apa makna Lebak Ruhay, jika persoalan yang dirasakan masyarakat belum ditangani,” pungkasnya.

Isu-isu yang Diangkat dalam Aksi Demonstrasi

  • Infrastruktur Jalan: Banyak jalan di Kabupaten Lebak yang rusak dan tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.
  • Pendidikan dan Kesehatan: Masih ada masyarakat yang mengeluh tentang akses layanan pendidikan dan kesehatan yang tidak merata.
  • Kemiskinan: Tingkat kemiskinan yang masih tinggi menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam aksi ini.
  • Anggaran Pembangunan Alun-alun Rangkasbitung: Pembangunan yang dinilai tidak efektif dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tuntutan Mahasiswa

Mahasiswa menuntut adanya perbaikan yang nyata dari pemerintah daerah, khususnya dalam hal pengelolaan anggaran dan penanganan infrastruktur. Mereka juga menuntut transparansi dalam penggunaan dana pembangunan, termasuk anggaran untuk Alun-alun Rangkasbitung.

Mereka berharap, pemerintah dapat lebih responsif terhadap keluhan masyarakat dan menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini dianggap mengganggu kualitas hidup masyarakat Lebak.

Dampak Aksi Demonstrasi

Aksi ini menjadi momen penting bagi masyarakat Lebak untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah. Dengan adanya demonstrasi ini, diharapkan dapat memicu perubahan dalam kebijakan pemerintah setempat.


Pos terkait