Ratusan titik panas muncul di Kalbar, api pasti muncul di Mempawah

Karhutla Di Bengkayang 1
Karhutla Di Bengkayang 1

Situasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Barat

Dalam laporan terbaru, BPBD Kalimantan Barat mencatat sebanyak 311 titik panas yang terdeteksi di wilayah Kalbar. Data ini didasarkan pada prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diperbarui pada 1 Maret pukul 00.00 hingga 23.00 WIB. Koordinator Harian Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Kalbar, Daniel, menjelaskan bahwa dari total titik panas tersebut, terdapat 11 titik berkategori rendah, 257 kategori menengah, dan 43 kategori tinggi tingkat kepercayaannya.

Daniel menegaskan bahwa titik panas dengan kategori tinggi menjadi perhatian khusus karena kemungkinan besar merupakan api. Namun, untuk memastikan kebenarannya, dilakukan pengecekan langsung oleh BPBD kabupaten/kota dan tim patroli terpadu.

Sebaran Titik Panas di Berbagai Wilayah

Sebaran titik panas terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Kabupaten Sambas mencatat 11 titik, terdiri dari 10 titik dengan tingkat kepercayaan menengah dan satu titik tinggi. Kabupaten Mempawah memiliki 98 titik, dengan rincian dua titik rendah, 77 menengah, dan 19 tinggi.

Kabupaten Sanggau terpantau empat titik menengah, sedangkan Kabupaten Ketapang mencatat 39 titik, yaitu satu titik rendah dan 38 menengah. Di Kabupaten Sintang, terdapat dua titik menengah. Kabupaten Bengkayang mencatat 23 titik, terdiri dari 20 menengah dan tiga tinggi. Kabupaten Landak memiliki 22 titik, dengan rincian satu titik rendah, 17 menengah, dan empat tinggi.

Selanjutnya, Kabupaten Sekadau mencatat dua titik, yaitu satu rendah dan satu menengah. Kabupaten Kayong Utara memiliki satu titik menengah, serta Kabupaten Melawi satu titik menengah. Di Kabupaten Kubu Raya, terdapat 104 titik, dengan rincian lima rendah, 83 menengah, dan 16 tinggi.

Sementara itu, Kota Pontianak terpantau satu titik rendah dan Kota Singkawang tiga titik menengah.

Tindakan Darurat di Kabupaten Mempawah

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, api telah dipastikan muncul di Kabupaten Mempawah, tepatnya di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh. Untuk mengatasi situasi ini, sudah diberangkatkan dua tim perbantuan dari Satgas Karhutla BPBD Provinsi untuk membantu BPBD Kabupaten Mempawah dalam operasi pemblokiran, pembasahan, dan pemadaman.

Sebelumnya, Kabupaten Mempawah menetapkan status tanggap darurat sejak 12 Februari hingga 25 Februari 2026. Meski masa tanggap darurat telah berakhir, status tersebut dapat diperpanjang jika kondisi karhutla masih memerlukan penanganan secara masif.

Status Siaga Darurat di Beberapa Daerah

Beberapa daerah lain juga telah menetapkan status siaga darurat. Contohnya, Kabupaten Kubu Raya hingga 31 Desember 2026, Kabupaten Ketapang hingga 15 April 2026, Kabupaten Sambas hingga 19 April 2026, Kabupaten Mempawah hingga 31 Desember 2026, serta Kabupaten Sanggau hingga Desember 2026.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menetapkan status siaga bencana asap akibat karhutla tingkat provinsi mulai 2 Februari 2026 hingga 15 November 2026.

Daniel menjelaskan bahwa wilayah yang sudah menetapkan status siaga seperti Kubu Raya, Mempawah, Sanggau, dan Ketapang merupakan daerah yang terdampak asap. Namun, karena masih dalam status siaga, artinya kondisi masih dalam tahap terkendali.


Pos terkait