Kampung Ramadhan 2026 di Masjid Agung Jawa Tengah An-Nuur: Peningkatan Peserta dan Kemeriahan Acara
Kampung Ramadhan 2026 yang digelar di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang resmi dibuka pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Acara ini menjadi momen penting bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka sekaligus merayakan bulan suci Ramadhan dengan penuh semangat.
Peningkatan Jumlah Peserta UMKM
Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah peningkatan jumlah peserta UMKM yang ikut serta dalam acara ini. Tahun ini, tercatat sebanyak 100 UMKM yang bergabung, dua kali lipat dari jumlah peserta tahun lalu yang hanya 50 UMKM. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelaku usaha lokal terhadap acara ini.
Edward Alfian, Ketua Panitia Pelaksana Kampung Ramadhan 2026, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah peserta ini merupakan bukti nyata bahwa UMKM semakin sadar akan pentingnya berpartisipasi dalam kegiatan yang berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.
“Yang menggembirakan adalah jumlah UMKM peserta Kampung Ramadhan kali ini meningkat 100 persen dibanding tahun lalu. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha,” ujarnya.
Tujuan Kampung Ramadhan
Selain sebagai ajang pemasaran produk, Kampung Ramadhan juga memiliki tujuan lain yang lebih luas. Acara ini bertujuan untuk memakmurkan masjid, menyemarakkan suasana Ramadhan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha UMKM.
Edward menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat ikatan sosial dan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.
Pentas Seni Religius yang Meriah
Selain aktivitas ekonomi, Kampung Ramadhan 2026 juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni religius. Beberapa grup yang tampil antara lain Qasima Magelang serta grup rebana Nadalia, Nadalia Yunior, dan Kalimosodo. Pertunjukan ini memberikan nuansa spiritual yang kental dan memperkaya pengalaman para pengunjung.
Pentas seni ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan budaya dalam masyarakat.
Apresiasi dari Bupati Magelang
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kampung Ramadhan 2026. Ia menilai bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat peradaban sosial dan penguatan ekonomi umat.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa masjid mampu hadir sebagai oase bagi masyarakat di tengah bulan yang penuh berkah ini,” ujar Grengseng.
Dengan adanya Kampung Ramadhan, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Masa Berlangsung Acara
Kampung Ramadhan 2026 akan berlangsung selama sepekan, hingga tanggal 7 Maret 2026. Selama masa tersebut, para pengunjung akan disuguhkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari pameran produk UMKM hingga pertunjukan seni religius.
Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antar komunitas dan memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat luas.





