Inovasi akal imitasi ilmu falak UIN Semarang juara olimpiade PTKIN

Semarang (ANTARA) - Inovasi akal imitasi sebagai sarana belajar ilmu falak karya tim dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, meraih Juara I pada Olimpiade Agama, Sains, dan Riset III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dosen pembimbing tim, Ahmad Adib Rofiuddin, dalam keterangan di Semarang, Sabtu, mengatakan, inovasi bernama "Aruna" tersebut menjadi contoh bagaimana teknologi modern dapat dimanfaatkan untuk memperkuat literasi keilmuan Islam. Aruna dikembangkan oleh tiga mahasiswa UIN Semarang, yakni Tengku Amanah Pratama, Muhammad Zuhairul Aziz, dan Dina Maysya Ayu Marta Virnanda. "Aruna menunjukkan bahwa ilmu falak dapat dikembangkan melalui pendekatan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," katanya. Salah satu keunggulan Aruna, kata dia, terletak pada penggunaan modul khusus ilmu falak yang disusun oleh tim pengembang sebagai sumber pengetahuan kecerdasan buatan.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Immanuel Citra Senjaya. Hak cipta artikel milik penerbit.




