MPU ajak warga Aceh tidak mudah terprovokasi isu bendera

Banda Aceh (ANTARA) - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengajak semua pihak di provinsi setempat tidak mudah terprovokasi terkait insiden bendera yang disebar melalui berbagai kanal terutama media sosial yang memungkinkan dapat memperkeruh suasana.
"Kami mengecam terhadap berbagai tindakan apapun yang bisa menghilangkan nyawa orang," kata Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali di Banda Aceh, Jumat.
Pernyataan itu menanggapi terkait penertiban pengibaran bendera Bulan Bintang dalam acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (4/11).
Dalam insiden tersebut, 14 warga menjadi korban, 13 orang mengalami luka-luka, dan satu orang meninggal dunia, serta enam personel TNI juga mengalami luka-luka.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh M Ifdhal. Hak cipta artikel milik penerbit.




