Pemuda Bandung Bikin Simulator Umrah Gratis, Bisa Antar Keliling Masjidil Haram Secara Virtual

JAKARTA — Pengalaman menjalankan ibadah umrah secara mandiri menginspirasi Erwin Hermanto, pegiat teknologi asal Bandung, untuk mengembangkan Syumra. Platform digital yang awalnya dibuat sebagai alat bantu melacak putaran tawaf dan sa'i itu kini berkembang menjadi aplikasi dengan beragam fitur edukasi umrah dan haji, termasuk simulator berbasis tiga dimensi (3D) yang bisa diakses secara gratis.
Erwin, alumni STMIK Bandung angkatan 2012, mengatakan, ide awal Syumra muncul ketika dirinya hendak menjalankan ibadah umrah untuk pertama kalinya. Saat itu, dia memilih melaksanakan umrah secara mandiri sehingga membutuhkan panduan untuk membantunya selama berada di Tanah Suci.
Sebelum berangkat, Erwin mengumpulkan berbagai informasi, dari doa hingga tips pelaksanaan umrah. Dia mencatat materi yang diperolehnya dari sejumlah video manasik umrah di YouTube.
Kutipan awal dari Republika, ditulis oleh A.Syalaby Ichsan. Hak cipta artikel milik penerbit.




