Reaksi Pacar Mahasiswi UIN Suaka Saat Lihat Video Mesra Farra dan Rehan, Terbongkar Rencana Setelah Lebaran

Aa1xf57j
Aa1xf57j

Kehilangan Cinta dan Kekacauan di UIN Suska Riau

Ferdi, kekasih dari mahasiswi UIN Suska Riau, Faradhila Ayu Pramesti (23), tidak bisa menyembunyikan perasaannya setelah video mesra sang pacar dengan Rehan Mufazzar (22) beredar luas di media sosial. Di tengah kondisi Fara yang masih menjalani perawatan akibat insiden pembacokan di kampus UIN Suska Riau, Ferdi justru dihadapkan pada kenyataan pahit lain.

Kemunculan rekaman video dan foto kebersamaan Farra dan pria yang disebut memiliki hubungan tanpa status bikin hati hancur. Melalui unggahan story TikTok, Ferdi mencurahkan kebingungannya. Ia mengaku benar-benar tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Jujur aku ga tau apa apa ga tau maksudnya apa
Kenapa bisa ada apa bagaimana bisa
Jujur bingung asli,”

Curhatan itu memperlihatkan kondisi emosional Ferdi yang campur aduk. Ia tak hanya terpukul karena kekasihnya menjadi korban pembacokan, tetapi juga syok melihat sisi lain dari hubungan yang selama ini ia yakini berjalan serius.

Merasa Hubungan Mereka Serius

Dari berbagai unggahan yang ia bagikan, terlihat Ferdi menganggap hubungannya dengan Farra bukan sekadar pacaran biasa. Ia menyebut keduanya sudah merencanakan banyak hal bersama, termasuk momen Lebaran. Ferdi bahkan telah menyiapkan baju Lebaran yang dipilih langsung oleh Farra.

Dengan nada penuh harap, ia menuliskan doa agar sang kekasih segera pulih dan bisa mengenakan pakaian tersebut.

“Sayang cepat sembuh yaa biar lebaran nanti kita pakai baju baru yg kamu pilih, bajunya baru sampai semalam loh sayang pas banget dengan kejadian itu, kamu ga mau pakai sayang kamu pasti cantik banget kalo pakai bajunya,”

Tak hanya itu, Ferdi juga sudah membelikan tiket agar Farra bisa pulang kampung ke Bintan sebelum Lebaran, sesuai rencana yang pernah mereka bicarakan.

“Kamu juga bilang bakal pulang ke bintan sebelum lebaran jadi aku belikan tiket biar kamu pulang lebaran bisa sama keluarga dan aku,”

Tetap Fokus pada Kesembuhan Farra

Meski dihantam kebingungan, Ferdi memilih untuk tetap mendampingi dan memberi dukungan. Ia meminta Farra agar tidak memikirkan polemik yang beredar dan fokus pada pemulihan kesehatan.

“Terlepas dari itu semua tak perlu kamu pikirkan, cukup kamu pikirkan gimana biar kamu cepat sembuh, sehat biar bisa ngumpul sama keluarga dan kita bisa jalan jalan sayang,”

Ia juga mengingatkan kembali rencana mereka untuk berlibur ke Batam usai Lebaran, seolah ingin menunjukkan bahwa harapan itu masih ada.

“Kita juga ada rencana habis lebaran mau jalan jalan kebatam kan sehat sehat yaa sayanggku. aku selalu kasih doa terbaik buat kamu… I LOVE YOU @_frrpra,”

Nasib Rehan

Selanjutnya, Rehan terancam hukuman 12 tahun penjara. “Pelaku berinisial R kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik kepolisian,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kamis (26/2/2026).

Penyelidikan dilakukan Polsek Binawidya dengan dukungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru. Pelaku dijerat dengan Pasal 469 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

“Ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara,” kata Pandra. Pandra menjelaskan, penerapan pasal tersebut didasarkan pada dugaan adanya unsur perencanaan dalam aksi pelaku.

“Pelaku datang dengan membawa senjata tajam. Artinya ada persiapan sebelum kejadian. Ini yang sedang kami dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam aksinya, Rehan menggunakan kampak untuk menyerang korban. Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan mengungkapkan bahwa pelaku telah membawa dua senjata tajam dari rumahnya.

“Pelaku berangkat dari Bangkinang membawa parang dan kampak,” katanya. Menurut Nusirwan, ada dugaan kuat pelaku telah berniat menghabisi korban.

“Dia ini diduga ingin membunuh korban,” katanya.

Peristiwa itu terjadi saat korban tengah duduk mempersiapkan diri untuk ujian akhir. Pelaku kemudian mendatangi korban dan mengungkapkan rasa sakit hatinya. Tanpa banyak percakapan, Rehan langsung menyerang, membacok tangan kiri dan kepala korban.

Dalam kondisi terluka dan bersimbah darah, Farra berupaya menyelamatkan diri dengan berlari keluar ruangan. Berdasarkan keterangan di tempat kejadian perkara, korban bahkan sempat melarikan diri melalui jendela.

Motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan asmara. Rehan disebut tidak terima saat Farra ingin mengakhiri hubungan.

“Korban mau memutuskan hubungan karena korban sudah punya pacar lain,” katanya. Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Pos terkait