Rekaman CCTV Terbongkar: Pasangan di Bekasi Disiksa Perampok, Kini Tewas dan Kritis

Pembunuhan Nenek Di Bekasi 1
Pembunuhan Nenek Di Bekasi 1

Perampokan di Bekasi: Pasangan Suami Istri Tewas dan Kritis

Peristiwa perampokan yang menimpa pasangan suami istri di Bekasi telah memicu kekhawatiran masyarakat. Dalam kejadian tersebut, suami korban, EU (65), meninggal dunia sementara istrinya, PW (60), dalam kondisi kritis. Kejadian ini terjadi di rumah milik mereka yang berada di Perumahan Prima Lingkar Asri Blok B4 Nomor 14, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Pemantauan CCTV Tidak Menunjukkan Aktivitas Mencurigakan

Berdasarkan informasi yang diperoleh, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Namun, hasilnya tidak menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan selama jam-jam kritis. Kamera CCTV hanya terpasang di rumah tetangga korban, bukan di halaman rumah korban sendiri. Hal ini membuat proses penyelidikan menjadi lebih sulit.

Penyisiran dengan Anjing Pelacak

Untuk mempercepat proses pencarian pelaku, Direktorat Polisi Satwa menurunkan anjing pelacak (K-9) untuk menyisir lokasi kejadian. Anjing tersebut menyusuri area dalam rumah hingga ke Jalan Raya Kalimalang yang berbatasan langsung dengan pagar depan rumah korban. Meskipun demikian, selama kurang lebih 15 menit penyisiran, tidak terlihat reaksi signifikan dari anjing pelacak tersebut.

Dugaan Pelaku Masuk Melalui Jendela

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa pelaku diduga masuk melalui jendela rumah pada dini hari. Jendela yang berada di pojok depan rumah diketahui rusak. Dugaan ini diperkuat dengan temuan bekas jejak kaki di pagar depan rumah. Pelaku diduga memanjat pagar depan rumah yang berbatasan dengan lahan kosong dekat Jalan Raya Kalimalang.

Barang Berharga Hilang

Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat beberapa barang berharga yang hilang. Gelang emas di tangan ibu korban hilang, begitu juga dengan kunci mobil kedua-duanya. Namun, mobil korban masih terparkir di garasi. Informasi ini memberikan petunjuk bahwa pelaku mungkin membawa barang berharga tersebut saat kabur.

Kekhawatiran atas Keberadaan Pelaku

Kompol Andi Muhammad Iqbal, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, menyatakan bahwa kemungkinan besar pelaku perampokan lebih dari satu orang. Namun, kepastiannya akan diketahui setelah dilakukan usaha maksimal oleh pihak kepolisian.

Proses Pemulihan Korban

PW, istri korban, masih dalam kondisi kritis di rumah sakit. Sementara itu, EU, suami korban, ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di atas kasur. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa EU mengalami pukulan benda tumpul di belakang kepala. Tidak ditemukan bekas benda tajam di luka tersebut.

Kondisi Awal Kejadian

Kejadian pertama kali diketahui oleh anak korban, DNA. Saat itu, DNA baru tidur sekitar pukul 01.00 WIB dan tidak mendengar suara apapun. Pada pukul 03.00 WIB, ibunya tidak membangunkan sahur. Sampai pukul 04.15 WIB, DNA terbangun mendengar alarm handphone dan mencoba membangunkan ibunya, namun tidak ada jawaban. DNA hanya mendengar suara rintihan dan langsung menghubungi keluarga untuk membuka pintu kamar orang tua.

Pos terkait