Rekap Final Singapore International Challenge: Indonesia Bawa Satu Gelar, Ganda Putri Korea Kembali dari Pensiun

Aa1wwknz
Aa1wwknz



Bismo Raya Oktora, tunggal putra Indonesia, menutup perjuangan wakil-wakil Merah Putih di Singapore International Challenge 2026 dengan pertandingan yang berlangsung tiga gim. Sementara itu, ganda putri Korea Selatan mencuri perhatian setelah bertahun-tahun pensiun.



Indonesia menempatkan empat wakil pada laga puncak Singapore International Challenge 2026 yang digelar pada Minggu (1/3/2026). Komang Ayu Cahya Dewi, Bismo Raya Oktora, serta duel derbi di ganda putra tersaji. Mereka semua berjuang untuk memetik gelar juara pada hari ini di Negeri Singa.

Perjuangan Komang Ayu Cahya Dewi

Perjuangan pertama ditampilkan oleh Komang Ayu Cahya Dewi di partai kedua. Ia menghadapi unggulan tiga asal Malaysia, Goh Jin Wei. Awalnya, permainan berjalan baik saat ia memulai dengan keunggulan tiga angka, tetapi banjir eror membuatnya merugi. Komang berbalik tertekan dan serba salah hingga kalah 11-21, 11-21.

Kiprah Ganda Putra Indonesia

Wakil Indonesia berikutnya yang berlaga adalah para kontestan ganda putra. Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berpasangan dengan Patra Harapan Rindorindo untuk pertama kalinya. Mereka mencapai prestasi tertinggi sejak sama-sama keluar dari pelatnas PBSI. Yeremia/Patra di final menghadapi wakil pelatnas Taufik Aderya/Daniel Edgar Marvino. Duet Taufik/Daniel ini juga merupakan kombinasi baru. Taufik adalah calon partner baru Apriyani Rahayu di ganda campuran. Begitu pula Daniel Edgar yang akan bermain rangkap ganda campuran bersama Lanny Tria Mayasari. Uji kualitas diri mereka berhasil meningkat dengan permainan sengit saat melawan Yeremia/Patra dengan kemenangan ketat 21-19, 24-22.

Penampilan Bismo Raya Oktora

Adapun amunisi terakhir Tanah Air yang berlaga ialah Bismo Raya Oktora, di partai pamungkas. Bismo mengawali laga melawan Wu Zhe Ying asal Taiwan dengan sangat baik. Ia memenangi gim pertama dengan skor super telak 21-5. Namun sayangnya, goyah di gim kedua berbuah petaka. Bismo kalah tipis kemudian semakin tertekan dan kalah start sejak awal gim ketiga. Pemain berstatus unggulan 13 ini tunduk dengan skor akhir 21-5, 19-21, 16-21.

Hasil Akhir Turnamen

Dengan demikian, Indonesia hanya berhasil membawa satu gelar juara dari ganda putra yang dipersembahkan Taufik/Daniel dan dua podium runner-up dari Komang Ayu dan Bismo. Sedangkan gelar juara di ganda putri diraih oleh pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim So-yeong yang menang 24-22, 21-14 atas junior mereka, Kim Yu-jung/Lee Yu-lim. Duet ini merupakan para ganda putri yang sudah pensiun lama tetapi comeback lagi. Terutama Jung Kyung-eun, pemain era Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari ini sebelumnya pernah menjadi salah satu ganda putri menyulitkan Negeri Ginseng saat berpasangan dengan Chang Ye-na.

Juara Ganda Campuran

Adapun di ganda campuran, gelar juara dimenangkan Yuta Watanabe/Maya Taguchi (Jepang) yang mengalahkan Chan Yin Cak/Ng Tsz Yau (Hong Kong) dengan skor 21-15, 21-13.

Pos terkait