Kegiatan Ibadah di Masjid Asmaul Yusuf Memperkuat Semangat Spiritual Mahasiswa
Di tengah momentum bulan Ramadan 1447 Hijriah, Rektor dan sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya memakmurkan Masjid Asmaul Yusuf yang berada di lingkungan kampus. Pada malam ke-13 Ramadan, suasana religius masih terasa kental di dalam masjid tersebut, Senin (2/3/2026) malam.
Ibadah salat Isya dan Tarawih berjamaah dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Kehadirannya didampingi oleh jajaran pimpinan universitas, seperti Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTIK.
Tidak hanya para pimpinan, para dosen dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer juga turut hadir dalam kegiatan ini. Mereka memberikan teladan kepada mahasiswa dengan ikut beribadah, sehingga membantu memperkuat semangat spiritual di kalangan mahasiswa selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan ibadah ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antara civitas akademika dan sekaligus memakmurkan masjid kampus. Jamaah salat Tarawih juga diramaikan oleh pengurus BEM dan HIMA FTIK, Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar-Rahman, serta mahasiswa penerima Beasiswa KIP-K dan Beasiswa Yayasan (Ibatek).
Salah satu acara yang dinantikan dalam rangkaian ibadah malam tersebut adalah penyampaian kultum Ramadan. Pada kesempatan itu, Muhammad Irfan, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Komputer, menyampaikan tausiyah dengan tema “Melatih Kesabaran dengan Berpuasa”.
Irfan menjelaskan bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan derajat ketakwaan melalui latihan kesabaran. Ia mengatakan, “Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, puasa adalah separuh dari kesabaran. Dengan berpuasa, kita dididik untuk selalu merasa diawasi oleh Allah SWT (muraqabah), baik dalam keadaan sepi maupun ramai.”
Ia juga mengutip pandangan Syekh Muhammad Ali As-Shabuni yang menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk jiwa yang bersih dan bertakwa, sehingga mampu menjauhkan diri dari segala yang diharamkan Allah karena rasa takut dan cinta kepada-Nya.
Kegiatan salat Tarawih berjamaah ini menjadi wujud komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik di Lampung dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual di bidang teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.
Peran Masjid dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa
Masjid Asmaul Yusuf tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas keagamaan yang mendorong pertumbuhan karakter spiritual mahasiswa. Melalui kegiatan rutin seperti salat berjamaah, pengajian, dan kultum, mahasiswa diajarkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk membangun kebersamaan dan kerjasama antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan universitas. Hal ini mencerminkan komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang harmonis dan bermoral tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Universitas Teknokrat Indonesia terus mengembangkan program-program yang berfokus pada pengembangan spiritual mahasiswa. Salah satunya adalah pelaksanaan ibadah puasa dan shalat tarawih secara berjamaah, yang menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang seimbang antara aspek intelektual dan spiritual.
Tantangan dan Peluang di Tengah Ramadhan
Meski banyak tantangan yang dihadapi selama bulan Ramadan, seperti keterbatasan waktu dan kesibukan akademik, para mahasiswa tetap berkomitmen untuk menjalani ibadah sesuai dengan ajaran agama. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya semangat mereka dalam menjaga nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, kegiatan ibadah di masjid kampus juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan sesama rekan sejawat dan para dosen. Ini membantu memperkuat ikatan persaudaraan dan saling mendukung dalam menjalani kehidupan kampus.
Universitas Teknokrat Indonesia terus berupaya memastikan bahwa setiap siswa dapat merasakan manfaat dari kegiatan ibadah di masjid kampus. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan bermoral tinggi.





