Resmi! Jadwal One Way Padang-Bukittinggi Saat Mudik Lebaran 2026

Aa19hqwa
Aa19hqwa

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) telah menetapkan kebijakan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way pada jalur utama Padang–Bukittinggi selama masa mudik dan balik Lebaran 2026. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di tengah keterbatasan jalur akibat dampak bencana alam sebelumnya.

Kebijakan ini disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 yang dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi Sumbar. Berikut adalah beberapa alasan utama pemberlakuan sistem satu arah:

Alasan Utama Pemberlakuan One Way

  • Kapasitas Jalur Terbatas: Sejumlah titik di jalur utama, terutama kawasan Lembah Anai, masih dalam tahap perbaikan pasca-bencana. Meski dibuka 24 jam, kapasitasnya belum kembali normal 100%.

  • Lonjakan Pemudik: Diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan dibandingkan tahun lalu.

  • Kepadatan di Jalur Alternatif: Jalur Sitinjau Lauik saat ini mengalami kepadatan tinggi karena adanya pengerjaan proyek flyover, sehingga beban kendaraan perlu dipecah ke jalur Padang–Bukittinggi dengan pengaturan yang ketat.

Skema dan Jadwal Pelaksanaan

Sistem one way akan diberlakukan pada jam-jam tertentu untuk menyeimbangkan arus kendaraan yang masuk dan keluar dari pusat kota. Rute jalur yang digunakan adalah sebagai berikut:

Rute Jalur:

  • Padang ke Bukittinggi: Kendaraan diarahkan melalui jalur utama (Silaing/Lembah Anai).

  • Bukittinggi ke Padang: Kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Malalak.

Waktu Pemberlakuan:

Meskipun detail jam operasional akan diatur lebih lanjut melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur dan Dinas Perhubungan, skema ini biasanya dimulai pada pagi hari hingga sore hari selama puncak arus mudik (H-3) dan arus balik (H+3).

Dengan adanya skema satu arah ini, diharapkan kemacetan horor yang kerap terjadi di jalur Padang–Bukittinggi dapat diminimalisir, sehingga masyarakat Sumatera Barat maupun perantau yang pulang kampung dapat merayakan Idulfitri dengan lebih tenang.

Penanganan Arus Lalu Lintas

Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, pihak terkait akan melakukan berbagai langkah seperti:
– Pengaturan lalu lintas oleh petugas di setiap titik strategis.
– Pemasangan rambu lalu lintas yang jelas dan mudah dipahami.
– Sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa dan media sosial.
– Kerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memantau situasi secara real-time.

Dampak Positif yang Diharapkan

Selain mengurangi kemacetan, sistem satu arah juga diharapkan memberikan manfaat lain seperti:
– Mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
– Mempercepat proses perjalanan bagi pemudik dan para pengguna jalan.
– Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Dengan penerapan sistem ini, diharapkan tidak hanya mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan transportasi selama liburan Lebaran 2026. Pemerintah Provinsi Sumbar akan terus memantau kondisi lalu lintas dan siap melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Pos terkait