Perang Urat Saraf Jelang Laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
Perang urat saraf antara suporter Persebaya Surabaya dan Persib Bandung semakin memanas menjelang pertandingan krusial di Super League 2025/2026. Meski demikian, respons dari Bobotoh justru mengejutkan banyak pihak dan menunjukkan sikap yang lebih dewasa.
Laga antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung akan digelar pada matchday ke-24 Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 2 Maret 2026. Ini adalah pertemuan kedua tim yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola Indonesia.
Sebelum pertandingan dimulai, Persebaya Surabaya mengirimkan pesan psywar melalui akun Instagram resmi klub. Pesan tersebut dirancang untuk memberi tekanan psikologis kepada calon tamu. Unggahan tersebut menampilkan momen indah saat Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan Persib Bandung dengan skor telak 4-1 dalam laga musim lalu.
Momen itu terjadi pada pekan ke-25 Super League 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, 1 Maret 2025. Saat itu, Green Force tampil luar biasa dan mampu meraih kemenangan yang membanggakan. Gol-gol yang dicetak oleh Rizky Dwi, Bruno Moreira, serta Francisco Rivera membuat kemenangan menjadi nyata.
Psywar yang dilakukan Persebaya Surabaya seolah ingin mengingatkan bahwa GBT bukan tempat yang ramah bagi Persib Bandung. Namun, respons dari Bobotoh justru tidak seperti yang diharapkan. Mereka justru merespons dengan santai dan penuh keakraban.
Beberapa komentar di kolom komentar menunjukkan bahwa Bobotoh menikmati persaingan tanpa perlu terbawa emosi. Salah satu suporter menulis, “Suka nih kalo udah gini jol,” yang menunjukkan bahwa mereka merasa senang dengan situasi ini. Komentar lain juga menunjukkan rasa persaudaraan, seperti “Sampai Jumpa Kembali Dulur.”
Ada juga suporter yang mengingatkan agar kedua kubu tidak terprovokasi oleh pihak luar. Mereka menulis, “Hati hati lur ada fans Persija yang coba provokasi antara Bobotoh dan Bonek. Jangan sampai terpancing. Salam dulur.” Hal ini menunjukkan bahwa Bobotoh tetap menjaga sikap damai meskipun ada tekanan dari pihak lain.
Selain itu, beberapa suporter juga menunjukkan dukungan tanpa syarat. Mereka menulis, “Menang ku sanjung kalah ku dukung. Yang penting ketemu dulur lawas.” Bahkan, ada yang secara terbuka mengapresiasi psywar yang dilancarkan Persebaya Surabaya. Mereka menulis, “Anjay PSYWAR nya saya suka, apapun keadaan nya mau menang atau kalah tetap seduluran.”
Antusiasme menanti laga pun terasa kuat dari Bobotoh. Mereka menulis, “Sampai ketemu di GBT cak,” dengan penuh semangat. Respons kalem dari Bobotoh menunjukkan bahwa rivalitas antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung kini berjalan lebih dewasa.
Meskipun psywar hanya terjadi di dunia maya, tensi pertandingan di lapangan tetap diprediksi tinggi. Mengalahkan Persib Bandung bukan perkara gampang bagi Persebaya Surabaya. Tim asuhan Robert Alberts tampil konsisten di musim 2025/2026 dan kini berada di puncak klasemen.
Terbaru, Persib Bandung mengalahkan Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 26 Februari 2026. Dalam lanjutan matchday ke-23 Super League 2025/2026 itu, Maung Bandung menang telak 5-0. Kemenangan besar ini menjadi sinyal bahaya bagi tuan rumah.
Persebaya Surabaya harus tampil disiplin dan efektif jika ingin memutus tren positif sang pemuncak klasemen. Di sisi lain, GBT tetap menyimpan kenangan manis bagi Green Force saat menghadapi Persib Bandung. Memori kemenangan 4-1 musim lalu jelas masih membekas di benak pemain maupun suporter.
Pertanyaannya kini, apakah Persebaya Surabaya mampu mengulang kenangan manis tersebut. Atau justru Persib Bandung yang sukses membungkam tuan rumah dan membalas hasil musim lalu.
Yang pasti, perang urat saraf sudah dimulai jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan. Menarik dinantikan, siapa yang akhirnya tersenyum lebar usai duel panas di GBT nanti.





