
Tendon Tenya, restoran yang menawarkan menu khas Jepang seperti tempura, soba, dan udon, telah membuka gerai ketiganya di Central Park Mall, Jakarta pada hari Minggu (1/3). Sebelumnya, restoran ini telah beroperasi di Plaza Senayan dan Gandaria City.
Indonesia merupakan pasar yang sangat besar bagi kuliner Jepang. Masyarakat Indonesia sudah sangat terbiasa dengan selera khas Jepang, bahkan menjadikannya sebagai salah satu makanan favorit. Hal ini membuat semakin banyaknya restoran Jepang yang bermunculan di berbagai kota.
“Kami ingin memperkenalkan tendon tempura nomor satu di Jepang kepada masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta. Pada 1 November lalu, restoran Tendon Tenya pertama kami telah dibuka di Plaza Senayan, disusul gerai kedua di Gandaria City. Kini, kami memperluas pasar Indonesia dengan membuka gerai ketiga di Tribeca Central Park,” kata Robin Makmur, Director of PT Prima Makmur Kuliner.

Selera makan yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia membuat Tendon Tenya percaya diri untuk membuka gerai ketiganya. Selain itu, mereka juga melebarkan jangkauan dengan melakukan sertifikasi halal agar pelanggan Muslim merasa aman saat mengunjungi restoran ini.
“Semua bahan kami sourcing dari produk halal. Tentu tidak menggunakan daging babi. Kami juga sudah memastikan hal ini dengan pihak Tenya Jepang, dan proses riset serta pengembangan (R&D) dilakukan cukup lama untuk memastikan semua produk sesuai. Saat ini sertifikasi halal masih dalam proses, namun kami sudah memastikan bahwa produk ini aman dan sesuai untuk konsumen Indonesia,” tambah Robin.
Robin juga menyampaikan bahwa hidangan seperti tempura, soba, dan udon adalah bagian dari makanan sehari-hari di Jepang. Oleh karena itu, antusiasme warga Jepang di Indonesia terhadap restoran autentik seperti ini sangat tinggi.
Untuk menciptakan cita rasa masakan yang mirip dengan di negara asalnya, Robin menjelaskan bahwa tepung, saus, dan komponen utama lainnya memiliki rasa yang sekitar 90–95 persen sama dengan di Jepang. Bahkan beras yang digunakan juga beras Jepang.

Selain itu, delapan juru masak asal Indonesia mendapatkan pelatihan khusus ke Jepang. Tujuannya adalah agar kualitas hidangan dan standar pelayanan sama dengan di Jepang. Meskipun begitu, untuk menu seafood, bahan-bahannya tetap menggunakan bahan lokal Indonesia.
Beberapa menu yang direkomendasikan untuk dicoba antara lain tendon, yaitu hidangan nasi dengan aneka tempura dan saus manis khas Jepang. Selama Ramadan, juga tersedia paket khusus yang sudah termasuk takjil.
Soal harga, brand makanan Jepang ini ingin memposisikan diri sebagai restoran Jepang autentik dengan harga yang terjangkau. Menu termurah mulai dari kisaran Rp 70 ribuan. Untuk pilihan menu premium juga tersedia dengan harga Rp150 ribu sampai Rp 200 ribu.





