Rumah Ketua PP Fatayat NU di Denanyar Jombang Disambangi Peziarah dan Dihiasi Karangan Bunga

M Rafli Husein Abdillah Dan M Rois Maulana Dua Santri Denanyar Jombang
M Rafli Husein Abdillah Dan M Rois Maulana Dua Santri Denanyar Jombang

Kediaman Almarhumah Margaret Di Padati Peziarah

Kediaman almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah di Denanyar, Kabupaten Jombang, mulai dipadati oleh para peziarah. Puluhan orang terus berdatangan ke rumah duka yang terletak di Pondok Pesantren Al-Bishri, Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang. Pantauan dilakukan sejak Maghrib Minggu (1/3/2026), dan tampak bahwa para peziarah silih berganti masuk ke lokasi tersebut.

Di depan gerbang area kediaman juga terpasang bendera putih serta puluhan karangan bunga dari kalangan pejabat tinggi nasional. Jalanan di sekitar lokasi kediaman almarhum juga tampak ramai, dengan banyak orang menunggu kedatangan iring-iringan jenazah.

Jenazah akan dimakamkan di area makam Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar Jombang pukul 23.00 WIB. “Insyaallah dimakamkan sekitar pukul 23.00 WIB,” kata salah satu petugas Banser di sekitar lokasi yang sedang berjaga.

Penjelasan Gus Ipul Mengenai Garis Keturunan Margaret

Pemakaman jenazah Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah akan dilaksanakan di Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) setelah salat jenazah di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2026).

Menurut Gus Ipul, Margaret memiliki garis keturunan langsung dari satu tokoh Nahdlatul Ulama. “Di Denanyar, Jombang. Karena beliau termasuk cicitnya Kiai Bisri Syansuri, Rais Aam ketiga, setelah Mbah Wahab Hasbullah,” kata Gus Ipul.

Sebelum diberangkatkan ke Jawa Timur, jenazah Margaret disalatkan di lobi gedung PBNU. Selain menjabat di KPAI, Margaret juga merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama masa khidmah 2022–2027.

Riwayat Kesehatan dan Kematian Margaret

Margaret Aliyatul Maimunah meninggal di Rumah Sakit (RS) Fatmawati, Jakarta, pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan karena sakit sejak sebelum Ramadan.

Selama masa perawatannya, ia mendapatkan perhatian khusus dari keluarga dan rekan kerja. Kepergian almarhumah menyebabkan duka yang mendalam bagi banyak pihak, terutama dalam dunia keorganisasian dan pendidikan.

Proses Pemakaman dan Persiapan

Proses pemakaman telah dipersiapkan dengan matang. Dari segi pengaturan jalur, pengamanan, hingga penyediaan tempat ibadah, semua sudah disiapkan untuk memastikan proses pemakaman berjalan lancar dan aman.

Beberapa tokoh masyarakat dan organisasi Islam juga turut hadir dalam acara pemakaman. Mereka memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhumah dan ikut serta dalam doa bersama.

Dalam acara pemakaman, para peziarah juga diberikan kesempatan untuk melihat jenazah secara langsung. Proses ini dilakukan dengan cara yang sopan dan penuh hormat, sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.

Peran Margaret dalam Masyarakat

Selama hidupnya, Margaret dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai bidang, terutama dalam perlindungan anak dan pengembangan organisasi keagamaan. Ia tidak hanya menjadi pemimpin di KPAI, tetapi juga berkontribusi besar dalam pembinaan generasi muda melalui Fatayat NU.

Peran dan dedikasinya terhadap masyarakat membuatnya menjadi panutan bagi banyak orang. Kepeduliannya terhadap isu-isu sosial dan keagamaan selalu menjadi prioritas dalam kehidupannya.

Harapan untuk Masa Depan

Kepergian Margaret meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam. Namun, harapan besar masih ada untuk masa depan yang lebih baik, terutama dalam upaya memperkuat organisasi dan program-program yang pernah ia bangun.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, semoga nilai-nilai yang ia tanam dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pos terkait