Prosesi Salat dan Upacara Penyerahan Jenazah Wakil Presiden ke-6 RI

Prosesi salat jenazah dan upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI), Try Sutrisno, telah selesai digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3). Rangkaian acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan terhadap almarhum.
Setelah prosesi salat jenazah selesai, jenazah langsung diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi ini menjadi bagian penting dari upacara penyerahan jenazah dari keluarga kepada negara.
Pelaksanaan Salat Jenazah yang Khidmat

Salat jenazah dilakukan dengan tertib dan penuh rasa hormat. Acara ini diimami oleh putra kedua almarhum, Taufik Dwicahyono. Para pelayat yang hadir di area masjid mengikuti rangkaian salat secara khusuk. Suasana di dalam masjid terasa sangat serius dan penuh perhatian terhadap prosesi yang sedang berlangsung.
Usai salat, jenazah langsung dibawa ke lokasi upacara penyerahan dari pihak keluarga kepada negara. Upacara tersebut dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Dalam prosesi ini, dilakukan penghormatan terakhir sebelum almarhum diberangkatkan ke TMP Kalibata. Jenazah diantar oleh anggota paspampres dengan atribut lengkap ke mobil jenazah yang akan mengantarkan ke lokasi pemakaman.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting

Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam rangkaian prosesi ini. Di antaranya adalah Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Ketua MPR Ahmad Muzani, hingga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Kehadiran mereka menunjukkan penghargaan tinggi terhadap jasa-jasa almarhum selama masa hidupnya.
Prosesi Militer di TMP Kalibata

Try Sutrisno akan dimakamkan dengan prosesi militer di TMP Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa-jasa almarhum sebagai tokoh penting dalam sejarah politik Indonesia.
Sebelumnya, jenazah Try Sutrisno tiba di Masjid Agung Sunda Kelapa sekitar pukul 11.24 WIB. Peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih dikawal oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan seragam lengkap. Sejumlah anggota keluarga turut mendampingi kedatangan almarhum sebelum rangkaian salat dan upacara penyerahan digelar.
Prosesi ini tidak hanya menjadi momen untuk menghormati almarhum, tetapi juga menjadi momen bagi masyarakat untuk merenungkan peran dan kontribusi para tokoh yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.





