Satu Hari, Sidak Dua Pasar di Konawe Utara, Pejabat Cek Harga dan Stok Bahan Pokok

Pasar Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo Konawe Utara 2
Pasar Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo Konawe Utara 2

Pemkab Konut Lakukan Sidak Pasar untuk Memastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantau harga dan stok bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.

Dalam sehari, sidak dilakukan di dua pasar sekaligus. Pada pagi hari, Wakil Bupati (Wabup) Konut, Abuhaera, memimpin sidak di Pasar Molawe, Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe. Sementara itu, siang harinya, Asisten II Hasran Abubakar memimpin sidak di Pasar Rakyat Langgikima, yang berlokasi di Desa Pariama, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konut, Provinsi Sultra.

Sidak ini dilakukan bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag). Hadir pula Kepala Disperindag Konut, Mohamad Nur, serta pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari pihak TNI, Polri, dan lainnya.

Tidak hanya pasar tradisional, para pejabat Konut juga melakukan sidak di toko kelontong hingga ritel modern. Mereka mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk masa kedaluwarsa Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT).

Beberapa komoditi yang menjadi fokus pantauan antara lain beras, telur, gula, elpiji, dan lainnya. Dalam sidak ini, Abuhaera bersama pimpinan OPD berdialog dengan pedagang, menanyakan harga, ketersediaan stok, hingga kendala pasokannya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konut ini berharap ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sementara harga tetap terkendali menjelang Idulfitri 2026. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan melindungi daya beli masyarakat menjelang hari raya.

Abuhaera juga memastikan bahwa pemda akan melanjutkan sidak di lokasi lainnya untuk memantau perkembangan harga serta ketersediaan stoknya.

Profil Kabupaten Konawe Utara

Konawe Utara adalah salah satu dari 17 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kabupaten ini memiliki ibu kota Wanggudu di Kecamatan Asera, yang terbentuk pada 2 Januari 2007. Konut merupakan daerah otonomi baru (DOB) hasil pemekaran dari Kabupaten Konawe.

Daerah dengan jumlah penduduk sekitar 81.355 jiwa (data 2024) ini berjarak sekitar 143 kilometer (km) atau 3 jam berkendara dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.

Tujuan Sidak yang Dilakukan

Tujuan utama dari sidak ini adalah memastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan bahan pokok tetap terpenuhi selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Dengan adanya pengawasan langsung dari pihak pemerintah, diharapkan tidak terjadi inflasi harga yang signifikan atau kelangkaan barang yang dapat merugikan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dalam mengelola ekonomi lokal, terutama di tengah situasi yang dinamis menjelang perayaan besar.

Keterlibatan Stakeholder

Partisipasi aktif dari berbagai stakeholder seperti TNI, Polri, dan organisasi perdagangan sangat penting dalam memastikan keberhasilan kegiatan sidak. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait akan membantu menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan stabil.

Rekomendasi dan Tindak Lanjut

Setelah sidak selesai, pemerintah daerah akan mengevaluasi hasil temuan dan memberikan rekomendasi kepada pelaku usaha agar dapat menjaga kualitas dan ketersediaan barang. Selain itu, akan ada tindak lanjut berupa penertiban dan pembinaan terhadap pedagang yang tidak mematuhi aturan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat merayakan Ramadan dan Idulfitri dengan tenang, tanpa khawatir terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok.


Pos terkait