Satu Kekuatan Global Akuisisi Lahan Rp1,5 T, Siap Bangun 750 Apartemen Mewah

Aa1xltxf 2
Aa1xltxf 2



Surabaya – Perusahaan investasi properti global berbasis Sydney, One Global Capital yang dimiliki oleh Iwan Sunito Family Office, telah menyelesaikan pembelian lahan premium di kawasan Five Dock senilai Rp1,5 triliun. Langkah ini sekaligus menjadi tanda awal peluncuran proyek skala kota senilai AUD1,6 miliar atau sekitar Rp19 triliun.

Proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare dan mencakup berbagai fasilitas seperti hunian residensial, pusat ritel, serta hotel. Lokasi proyek menawarkan pemandangan indah dari Kings Bay, lapangan golf, serta akses mudah ke pusat bisnis Sydney (CBD).

Pendiri One Global Capital, Iwan Sunito, menyebut akuisisi ini sebagai momen penting dalam transformasi perusahaan. Ia mengatakan bahwa proyek ini akan menjadi pengembangan terbesar dalam 25 tahun karier beliau.

“Proyek ini tiga kali lebih besar dibanding Infinity di Green Square. Kami tidak hanya membangun gedung, tapi menciptakan kota di dalam kota,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Five Dock adalah kawasan prestisius di Inner West Sydney dengan harga rumah rata-rata berkisar antara Rp45–60 miliar, sedangkan properti tepi pantai bisa mencapai Rp120 miliar. Kawasan ini juga memiliki infrastruktur transportasi strategis, termasuk Five Dock Metro Station dan Burwood Metro Station yang memudahkan akses ke pusat bisnis Sydney.

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Iwan Sunito dengan arsitek ternama dunia, Koichi Takada. Untuk penggarapan master plan, turut dilibatkan PTI Architect Indonesia bersama Buchan Australia.

Koichi Takada menjelaskan bahwa desain proyek mengusung pendekatan arsitektur yang harmonis dengan alam. Setiap elemen dirancang untuk memaksimalkan cahaya alami, sirkulasi udara, serta orientasi ke arah pemandangan air.

Managing Director PTI Architect, Doddy Tjahjadi, menyebut keterlibatan firma Indonesia dalam proyek ini sebagai tonggak strategis di kancah global.

Kawasan terpadu ini akan menyediakan 750 apartemen premium di lima menara, hotel dengan 250 kamar dan conference centre seluas 3.000 meter persegi, serta pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 meter persegi. Selain itu, tersedia fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau, fasilitas komunitas, hingga ekosistem build-to-rent terintegrasi.

Pengajuan persetujuan perencanaan direncanakan pada Juni 2026. Pemasaran apartemen akan dimulai pada Kuartal III 2027, sedangkan konstruksi ditargetkan mulai pada Kuartal II 2028.

Direktur One Global Capital, Samuel Sunito, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menjajaki kerja sama co-investment dengan investor dari Indonesia, Amerika Serikat, China, Singapura, Vietnam, hingga Dubai. Minat dari investor global cukup besar, termasuk dari Timur Tengah melalui jaringan mereka di Indonesia.

Director Commercial Services Savills Indonesia, Fitri Hilman, menilai proyek ini mencerminkan kuatnya hubungan investasi antara Indonesia dan Australia. Menurutnya, Australia tetap menjadi destinasi favorit bagi investor Indonesia karena stabilitas pasar dan transparansi regulasi.

Pos terkait