Satu Tahun Kepemimpinan Tika-Benny, Ekonomi Kendal Berkembang Pesat

Ki0aspebh6
Ki0aspebh6

Masa Kepemimpinan Bupati Kendal Genap Setahun

Setelah genap setahun memimpin Kabupaten Kendal, Bupati Dyah Kartika Permanasari dan Wakil Bupati Benny Karnadi menunjukkan perubahan signifikan dalam perekonomian daerah. Pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berhasil membawa pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada triwulan III Tahun 2025 mencapai 8,84 persen secara year-on-year (y-o-y). Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 5,42 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sektor industri khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi motor penggerak utama perekonomian.

Pj. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen dan provinsi sebesar 5,37 persen. Menurutnya, peningkatan ini juga dipengaruhi oleh realisasi investasi yang terus meningkat.

Saat ini, Kabupaten Kendal berada di posisi teratas dalam capaian realisasi investasi di Jawa Tengah tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp 15,85 triliun. Diikuti oleh Kota Semarang dengan Rp 11,14 triliun, Kabupaten Demak dengan Rp 9,06 triliun, Kabupaten Batang dengan Rp 6,72 triliun, serta Kabupaten Semarang dengan capaian Rp 4,36 triliun.

Agus juga merinci bahwa capaian realisasi investasi di Kendal mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2022, angka tersebut mencapai Rp 5,1 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 6,3 triliun pada tahun 2023. Di tahun 2024, capaian itu mencapai Rp 14,2 triliun, dan pada tahun 2025 mencapai Rp 15,85 triliun.

Dampak Positif Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini memiliki efek multiplier yang signifikan terhadap sektor lain. Data yang disampaikan Agus menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 mencapai 4,60 persen. Angka ini turun dari tahun 2024 yang masih berkisar pada 5,01 persen.

Upaya untuk menekan angka pengangguran dilakukan melalui berbagai program seperti Kendal Job Fair 2025, pengembangan aplikasi Kendal Karir, pelatihan, serta MoU dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kendal.

Penurunan angka pengangguran juga berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan. Di tahun 2025, angka kemiskinan mencapai 8,40 persen, turun dari tahun sebelumnya yang berada di angka 9,35 persen.

Agus menyatakan bahwa penurunan ini tidak lepas dari berbagai program yang dilakukan oleh Pemkab Kendal. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta penguatan perlindungan sosial yang konsisten.

Program yang Berkontribusi pada Penurunan Kemiskinan

Program-program tersebut mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat sekaligus menunjukkan efektivitas berbagai inisiatif pemerintah daerah dalam mendukung penurunan kemiskinan. Dengan pendekatan yang komprehensif, Pemkab Kendal terus berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial.


Pos terkait