Sekjen PBB Guterres Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Ajak Hormati Hukum Internasional

132101519 Capture 33
132101519 Capture 33

PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menyampaikan pernyataan tegas terkait eskalasi militer yang terjadi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Peristiwa ini berlangsung dalam pertemuan darurat di Markas Besar PBB, New York, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dalam pernyataannya, Guterres menegaskan bahwa hukum internasional dan hukum humaniter harus selalu dihormati dalam situasi konflik apa pun.

“Sejak pagi ini, saya telah mengutuk serangan militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran,” ujar Guterres dalam pernyataannya. Ia juga mengecam serangan balasan yang dilakukan Iran, yang dinilai melanggar kedaulatan dan integritas teritorial sejumlah negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Menurut Guterres, serangan balasan tersebut berdampak pada wilayah Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab. Hal ini menunjukkan bahwa konflik yang sedang berlangsung tidak hanya memengaruhi pihak-pihak langsung terlibat, tetapi juga menciptakan ketidakstabilan di kawasan yang lebih luas.

Ancaman Serius bagi Perdamaian Dunia

Guterres menilai situasi ini sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Ia memperingatkan bahwa tindakan militer yang terus berlanjut berisiko memicu rangkaian peristiwa yang tidak dapat dikendalikan. “Kita sedang menyaksikan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Tindakan militer berisiko memicu rangkaian peristiwa yang tidak dapat dikendalikan oleh siapa pun di kawasan paling bergejolak di dunia,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum resmi PBB yang membahas dampak dan eskalasi konflik terbaru di kawasan Timur Tengah. Forum ini menjadi tempat bagi para pemimpin dan delegasi untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah konflik semakin memburuk.

Seruan Penyelesaian Damai

Dalam kesempatan itu, Guterres kembali menekankan pentingnya penyelesaian sengketa internasional melalui jalur damai. Ia menyebut tidak ada alternatif lain yang layak selain dialog dan perundingan. “Izinkan saya menegaskan dengan jelas: tidak ada alternatif yang layak selain penyelesaian sengketa internasional secara damai. Perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui cara-cara damai, termasuk dialog dan perundingan yang sungguh-sungguh,” katanya.

PBB, lanjutnya, akan terus mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan. PBB juga akan terus memantau situasi secara dekat dan memberikan dukungan bagi upaya-upaya perdamaian yang sedang berlangsung.

Kondisi Terkini

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari pihak Amerika Serikat, Israel, maupun Iran terkait seruan terbaru dari Sekjen PBB tersebut. Namun, situasi ini menunjukkan bahwa konflik yang sedang berlangsung memiliki potensi untuk memicu pergeseran geopolitik yang signifikan di kawasan dan dunia secara keseluruhan.


Pos terkait