Pemkab Malinau dan Pertamina Perketat Pengawasan Distribusi BBM dan Bahan Pokok
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Kalimantan Utara, bersama dengan Pertamina memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta ketersediaan barang kebutuhan pokok guna mencegah kelangkaan selama musim mudik. Hal ini menjadi fokus utama dalam persiapan Ramadan 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiagakan skema pelayanan khusus untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan kebutuhan pokok. Ia juga menekankan pentingnya intervensi pasar sebagai upaya menekan potensi inflasi daerah.
“Selain bahan pokok, BBM juga menjadi perhatian utama kita. Ini menjadi prioritas dalam rapat koordinasi lintas sektor bersama Polres Tadi,” ujar Jakaria dalam rakoor persiapan mudik dan libur Idul Fitri 1447 Hijriah di Mapolres Malinau, Senin (2/3/2026).
Kesiapan Pemkab dan Polres dalam Menghadapi Arus Mudik
Jakaria menjelaskan bahwa Pemkab Malinau telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres, untuk memastikan kelancaran stok kebutuhan pokok dan keamanan arus mudik. Koordinasi ini dilakukan agar tidak ada gangguan yang menghambat proses distribusi atau mengganggu kenyamanan para pemudik.
Selain itu, pendistribusian BBM Bersubsidi juga masuk dalam agenda pengawasan rutin. Langkah ini dilakukan setelah adanya kelangkaan BBM pada momen Natal dan tahun baru awal 2026 lalu. Dengan demikian, Pemkab dan Pertamina berharap bisa menghindari kejadian serupa saat mudik nanti.
“Pemerintah dan Pertamina sudah menyiapkan pos-pos pendistribusian bahan bakar untuk kemudahan para pemudik, baik yang melalui jalur darat maupun jalur sungai,” tambah Jakaria.
Pasar Murah untuk Menekan Inflasi Pangan
Terkait pemenuhan kebutuhan pangan, pemerintah daerah menjadwalkan pelaksanaan pasar murah yang akan dipusatkan di dua kecamatan dalam waktu dekat. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan inflasi pangan dan memberikan akses bagi masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Pasar Murah dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 4 Maret di Malinau Kota, kemudian dilanjutkan pada 5 sampai 6 Maret di wilayah Malinau Utara. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama mereka yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kenyamanan Seluruh Lapisan Masyarakat
Sinergi antara berbagai sektor seperti pemerintah, Pertamina, dan aparat kepolisian diharapkan mampu mewujudkan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik hingga arus balik selesai dilaksanakan. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan tidak ada kendala dalam distribusi BBM maupun kebutuhan pokok.
Selain itu, pengawasan terhadap ketersediaan dan distribusi BBM juga akan dilakukan secara intensif. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama selama masa mudik.
Persiapan yang Matang untuk Musim Mudik 2026
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, Pemkab Malinau dan Pertamina menunjukkan komitmen mereka dalam memastikan kelancaran distribusi BBM dan ketersediaan kebutuhan pokok selama musim mudik 2026. Dengan persiapan yang matang, diharapkan semua masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan lancar dan aman.





