Semen Padang Menyesal? Pemain yang Dibuang Kini Jadi Bintang, Skuad Kabau Sirah Terpuruk
Bruno Gomes, mantan pemain Semen Padang, kini menjadi bintang di Persis Solo. Ia berhasil membawa klub barunya meraih kemenangan penting dalam pertandingan melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 1 Maret 2026.
Pertandingan ini berlangsung dalam lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026. Bruno Gomes mencetak satu gol pada menit ke-23, yang akhirnya membawa Persis Solo menang dramatis dengan skor 2-1. Kemenangan ini sangat berarti bagi Laskar Sambernyawa karena berhasil mengakhiri tren buruk mereka sekaligus meraih tiga poin penting.
Kemenangan tersebut juga memberikan dampak positif bagi Persis Solo. Klub yang sebelumnya berada di dasar klasemen kini naik ke peringkat 17. Persis Solo kini memiliki poin yang sama dengan Semen Padang, yaitu 16 poin. Namun, Semen Padang kalah dalam agresivitas gol sehingga harus terlempar ke posisi terbawah klasemen.
Bruno Gomes pernah memperkuat Semen Padang selama musim 2024/2025 hingga 2025/2026. Selama dua musim tersebut, ia tampil dalam 28 pertandingan dengan total waktu bermain 2.348 menit. Gomes berhasil mencetak 10 gol dan memberi 6 assist. Sayangnya, hubungan antara Gomes dan Semen Padang berakhir di akhir putaran pertama Super League 2025/2026.
Ia dilepas oleh pelatih Semen Padang sebagai bagian dari evaluasi dan perombakan skuad di putaran kedua musim 2025/2026. Keputusan ini membuat Gomes bergabung dengan Persis Solo, tempat ia kini menjadi tulang punggung.
Beberapa statistik menunjukkan performa Bruno Gomes saat membela Semen Padang:
- Super League 2025/2026: 11 laga/818 menit bermain (2 gol dan 1 kartu kuning)
- Liga 1 2024/2025: 17 laga/1.530 menit bermain (8 gol dan 6 assist)
Performa Gomes bersama Persis Solo di putaran kedua musim 2025/2026 akan menjadi sorotan. Apakah ia mampu membawa klub barunya keluar dari zona merah dan bertahan di kancah tertinggi sepak bola Tanah Air?
Banyak yang menantikan bagaimana Gomes akan berkontribusi untuk Persis Solo. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimilikinya, ia bisa menjadi salah satu faktor kunci dalam upaya klub untuk meningkatkan posisi di klasemen. Kehadirannya di Persis Solo juga menjadi pelajaran bahwa keputusan untuk melepas pemain tidak selalu benar, terutama jika pemain tersebut memiliki potensi besar.





