Senyum Anak Yatim Hiasi Buka Puasa ABI Sulsel

3419782031 1
3419782031 1

Kegiatan Buka Puasa Bersama 500 Anak Yatim oleh Ahlulbait Indonesia Sulawesi Selatan

Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menggelar acara buka puasa bersama yang melibatkan 500 anak yatim piatu dari 20 panti asuhan se-Kota Makassar. Acara ini diadakan di Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, pada Minggu (1/3/2026), dan menjadi momen yang penuh makna bagi para peserta.

Antusiasme Para Anak Yatim

Pantauan di lokasi acara menunjukkan bahwa ratusan anak yatim duduk dengan rapi di dalam ruangan yang telah disiapkan. Mereka sebagian besar berusia antara 6 hingga 13 tahun dan didampingi oleh pengurus panti masing-masing. Para anak tampak senang dan antusias, sambil menunggu waktu berbuka puasa. Senyum dan tawa mereka menjadi bukti bahwa acara ini berhasil menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebahagiaan.

Tujuan dan Visi ABI Sulsel

Ketua DPW ABI Sulsel, Imran Latief, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk terus hadir di tengah masyarakat sesuai dengan kapasitas organisasi. Ia menekankan bahwa ABI tidak hanya ingin memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim.

“Untuk memberikan yang terbaik juga karena kami juga anak-anak bangsa yang apalagi namanya punya hak untuk menjalankan dan berbakti pada bangsa kami, saya kira begitu,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Imran, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang melibatkan sejumlah mitra. Beberapa lembaga partner seperti Yayasan Mustadhafin dan Yayasan YBM BRI-link turut berkontribusi dalam penyelenggaraan acara ini. Ia juga menyebutkan bahwa bantuan CSR dari BRI juga berperan dalam mendukung kegiatan ini.

Nilai Amal dan Kebahagiaan

Imran menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar buka puasa bersama, tetapi juga sarat dengan nilai amal dan kebahagiaan. Ia menjelaskan bahwa acara ini memiliki beberapa tujuan, termasuk menyantuni anak yatim, memberi makan orang berpuasa, serta memasukkan kebahagiaan.

“Selain ini kan ada dengan acara ini kan sebenarnya ada banyak amal nih di sini. Pertama menyantuni anak yatim, memberi makan orang berpuasa, dan yang di atas itu semua idkholus surur, apa namanya memasukkan kebahagiaan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa meskipun nominal santunan terlihat kecil bagi kita, bagi para penerima, hal tersebut memiliki makna yang sangat besar. “Jadi kan maksudnya kalau kita kasih anak yatim itu Rp20.000 atau Rp50.000 kan mungkin bagi kita kecil, tapi apa namanya senyum senyum mereka itu kan mahal sekali.”

Target dan Peserta

Awalnya, kegiatan ini direncanakan untuk mengundang seribu anak yatim sesuai dengan tema ‘Seribu Berkah Ramadan’. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah peserta disesuaikan. Sebanyak 500 anak yatim dari 20 panti asuhan se-Kota Makassar hadir dalam acara ini. Setiap panti mengirimkan perwakilan sebanyak 20 anak.

Peserta yang diundang difokuskan pada anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. “Jadi memang yang masih usia sekolah paling maksimal kelas berapa itu kalau istilah saya kalau zaman saya kan kelas 2 namanya saya tidak tahu kalau sekarang, kelas 2 SMP lah maksimal kelas 8 ya sekitar itu,” jelasnya.

Harapan dan Keberlanjutan

Melalui kegiatan ini, Imran berharap dapat terus menebar manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah. Ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.




Pos terkait