Presiden Trump menyatakan keyakinannya bahwa serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah efektif dan mungkin membuka jalan bagi proses diplomasi. Ia mengatakan kepada CBS News bahwa situasi saat ini lebih mudah dibandingkan sehari sebelumnya.
“Jauh lebih mudah sekarang daripada sehari yang lalu, tentu saja,” ujar Trump dalam wawancara telepon dengan stasiun berita tersebut pada Sabtu malam (28/2). Ia menekankan bahwa Iran sedang mengalami kekalahan telak.
Trump juga menyampaikan kepercayaannya terhadap hasil yang dicapai hingga saat ini, menyebut serangan hari Sabtu sebagai “hari yang hebat bagi negara ini, hari yang hebat bagi dunia.” Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memantau respons dari Iran terhadap serangan tersebut.
Sebelumnya, Trump mengumumkan kematian Khamenei dalam serangan AS-Israel. Sumber-sumber melaporkan bahwa sekitar 40 pejabat Iran tewas dalam serangan tersebut. Trump mengatakan kepada CBS News bahwa ada beberapa kandidat yang baik untuk memimpin Iran setelah kematian Khamenei, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Pada Sabtu malam, setelah berbicara dengan para pejabat dan pemimpin dunia sepanjang hari, presiden menyatakan bahwa ia masih memantau respons Iran di kawasan tersebut terhadap serangan-serangan itu. Iran meluncurkan rudal balistik ke Israel dan menyerang sekutu AS di tempat lain di Timur Tengah.
“Itulah yang kami harapkan,” kata Trump tentang respons balasan tersebut, meskipun ia mencatat bahwa jumlah serangan Iran lebih sedikit dari yang diharapkan AS dan sekutunya. “Kami pikir akan dua kali lipat,” katanya, meski menambahkan bahwa situasi masih berubah-ubah.
Tidak ada laporan tentang korban jiwa atau cedera di pihak AS selama operasi di Iran, menurut Komando Pusat AS. Di Israel, satu orang tewas dalam serangan balasan dan puluhan lainnya terluka.
Di Capitol Hill, Partai Republik mendukung presiden. Beberapa pemimpin Demokrat, seperti Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer, telah meminta Trump untuk memberikan “rincian penting tentang cakupan dan urgensi ancaman tersebut” kepada Kongres dan rakyat Amerika.
Ketika ditanya apakah ia ingin bekerja sama dengan Kongres dalam masalah terkait Iran ke depannya, Trump menjawab, “Saya selalu ingin bekerja sama dengan Kongres. Selalu. Saya selalu bekerja sama dengan Kongres.”
Menjelang akhir wawancara, Trump kembali memuji serangan AS sebagai sukses dan menolak untuk menjawab apakah ia melihat operasi tempur AS di Iran sebagai “perang” dengan negara tersebut. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menghapus ancaman terhadap Amerika Serikat.





