Pada tahun 2025, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatatkan kinerja yang sangat baik dalam berbagai aspek. Pendapatan perusahaan meningkat sebesar 18,82% secara year on year (yoy) menjadi Rp 10,72 triliun dibandingkan dengan pendapatan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 9,02 triliun. Kenaikan ini juga diikuti oleh peningkatan laba bersih perusahaan. Laba bersih CMRY tercatat sebesar Rp 2,03 triliun pada tahun lalu, naik 33,8% yoy dari periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 1,51 triliun.
Peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh kontribusi penjualan dari dua segmen utama, yaitu produk olahan susu (dairy) dan makanan konsumsi (consumer foods). Segmen produk olahan susu berhasil mencatatkan peningkatan penjualan sebesar Rp 4,07 triliun, sedangkan segmen makanan konsumsi mencatat pertumbuhan penjualan hingga Rp 6,65 triliun.
Direktur Utama Cimory Grup, Farell Sutantio, menyatakan bahwa kinerja positif CMRY pada tahun 2025 didukung oleh beberapa faktor utama. Di antaranya adalah inovasi produk, perluasan saluran distribusi, serta ekspansi pasar ekspor dan peningkatan efisiensi operasional. Ia menjelaskan bahwa kinerja tahun ini menunjukkan fokus perusahaan terhadap keberlanjutan pertumbuhan dan kepemimpinan dalam inovasi produk melalui peluncuran berbagai produk makanan dan minuman premium berbasis protein.
Total aset CMRY juga mengalami peningkatan pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp 8,74 triliun, dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp 8,19 triliun. Aset tersebut terdiri dari aset lancar sebesar Rp 4,19 triliun dan aset non lancar sebesar Rp 4,55 triliun.
Dalam hal liabilitas, CMRY mencatatkan total liabilitas sebesar Rp 1,96 triliun pada tahun 2025. Liabilitas tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp 1,88 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 74,14 miliar. Sementara itu, total ekuitas CMRY tercatat sebesar Rp 6,78 triliun.
Dari sisi arus kas, CMRY berhasil meningkatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi menjadi sebesar Rp 1,91 triliun pada tahun 2025, meningkat sebesar 10,32% yoy dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini disebabkan oleh penerimaan kas dari pelanggan yang meningkat sebesar 17,56% yoy menjadi Rp 10,58 triliun pada tahun 2025.
Dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp 947,92 miliar pada 2025, CMRY memiliki posisi keuangan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan.
Prospek Kinerja CMRY di Tahun 2026
Untuk tahun 2026, analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, memprediksi prospek CMRY tetap solid dengan pertumbuhan laba dan penjualan yang berkelanjutan. Menurut Abida, segmen makanan konsumsi akan menjadi penopang utama pertumbuhan, didorong oleh peluncuran produk baru dan ekspansi distribusi. Sementara itu, lini olahan susu premium diprediksi tetap stabil, memberikan dasar pertumbuhan yang konsisten sepanjang tahun.
Abida juga menilai saham CMRY menarik bagi investor yang mengutamakan fundamental kuat di sektor konsumer premium. Ia merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati saham CMRY di target harga Rp 500 per saham. Target harga ini dinilai mencerminkan valuasi wajar dengan prospek pertumbuhan pendapatan yang solid. Selain itu, investor disarankan untuk memperhatikan timing masuk dan disiplin dalam manajemen risiko sesuai volatilitas pasar.





