Tantangan Berat bagi Pemain Muslim Manchester City saat Melawan Real Madrid
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyampaikan pandangannya terkait para pemainnya yang menjalankan ibadah puasa selama pertandingan melawan Real Madrid. Dalam laga ini, tim asuhan Guardiola menghadapi tantangan berat di babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Hasil drawing babak 16 besar menempatkan Manchester City dan Real Madrid bertemu. Pengundian dilakukan di Nyon, Swiss, pada Jumat (27/2/2026). Bagi pemain Muslim di Manchester City, pertandingan ini menjadi tantangan tambahan karena berlangsung di tengah bulan Ramadan.
Omar Marmoush, Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, dan Abdukodir Khusanov harus menjalani pertandingan dengan kondisi fisik yang lebih berat karena sedang berpuasa. Namun, Guardiola tidak khawatir tentang penurunan performa mereka. Ia percaya bahwa klub telah melakukan berbagai upaya untuk membantu pemain yang menjalani ibadah puasa agar tetap dalam kondisi optimal.
“Para pemain mengikuti tradisi keagamaan ini,” ujar Guardiola. “Kami memiliki ahli gizi yang baik dan mereka menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim.”
Ia juga menambahkan bahwa klub tidak dapat menyesuaikan jadwal pertandingan dengan waktu kick-off Liga Inggris. Namun, ia yakin para pemain sudah terbiasa dengan situasi ini. “Mereka tidak muda dan telah bermain selama bertahun-tahun selama periode ini. Bagi para pemain, ini bukan hal baru.”
Guardiola juga menegaskan bahwa pemain seperti Rayan, Omar, dan Khusa sudah mengenal cara menghadapi Ramadan. “Mereka tahu persis bagaimana menanganinya,” ujarnya.
Aturan Khusus untuk Pemain Muslim di Liga Inggris
Federasi Sepak Bola Liga Inggris (FA) telah menerapkan peraturan khusus guna mengakomodir kebutuhan pemain yang menjalankan ibadah puasa. Selama Ramadan, pertandingan di liga diperbolehkan dihentikan sejenak saat waktu berbuka puasa. Hal ini memungkinkan pemain Muslim untuk minum atau mengonsumsi gel energi.
Sebelum bertemu Real Madrid, Manchester City akan lebih dulu menghadapi Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris. Pertandingan antara kedua klub dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (28/2/2026). Kick-off di Elland Road dijadwalkan pukul 17.30 waktu setempat.
Sementara itu, matahari di sana terbenam pada pukul 17.41. Artinya, Marmoush dipastikan berbuka puasa di tengah pertandingan. Ini menunjukkan betapa uniknya situasi yang dihadapi pemain Muslim dalam pertandingan tersebut.
Persiapan Tim untuk Menghadapi Tantangan
Manchester City terus mempersiapkan diri menghadapi laga penting melawan Real Madrid. Meskipun ada tantangan dari sisi ibadah puasa, Guardiola optimistis timnya bisa menghadapi semua rintangan. Ia menekankan bahwa para pemain telah terbiasa dengan kondisi seperti ini.
Selain itu, pelatih asal Spanyol ini juga menyoroti pentingnya dukungan dari ahli gizi dan staf medis. Mereka bekerja sama untuk memastikan para pemain tetap dalam kondisi terbaik meskipun sedang menjalani puasa.
Dengan pengalaman yang dimiliki oleh para pemain Muslim, serta bantuan dari pihak klub, Manchester City siap menghadapi tantangan terberat dalam babak 16 besar Liga Champions. Laga melawan Real Madrid akan menjadi ujian berat, namun Guardiola percaya bahwa timnya mampu melewatinya dengan baik.





