Sinyal Persija Menggembosi Persis Solo, 3 Pemain Berbeda Posisi Jadi Incaran Macan Kemayoran

Ryo Matsumura Lawan Persis 1
Ryo Matsumura Lawan Persis 1

Persija Jakarta Kembali Mengincar Pemain dari Persis Solo

Persija Jakarta kembali menunjukkan minat terhadap beberapa pemain Persis Solo. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai isu mengenai rencana perekrutan tiga pemain Persis Solo oleh Macan Kemayoran muncul di media sosial. Berikut adalah profil dan peluang ketiga pemain tersebut.

1. Muhammad Riyandi

Muhammad Riyandi, kiper Persis Solo, menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan Persija Jakarta. Akun Instagram resmi fans base Persija Jakarta, @jktnews_football, membagikan informasi bahwa Riyandi (26 tahun) disebut-sebut ditawarkan ke klub ibu kota.

Kontrak Riyandi di Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026, sehingga membuat peluang Persija Jakarta untuk mendapatkannya sangat terbuka. Namun, langkah ini bisa saja tidak efektif karena Persija Jakarta sudah memiliki kiper seperti Cyrus Margono dan Andritany Ardhiyasa yang kualitasnya tidak diragukan lagi. Meski demikian, jika Persija ingin memperkuat lini belakang, Riyandi bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.

2. Zanadin Fariz

Zanadin Fariz, gelandang Persis Solo, juga masuk dalam daftar pemain yang dikabarkan digaet Persija Jakarta. Dengan usia 21 tahun, Zanadin Fariz memiliki potensi besar sebagai pemain muda yang bisa berkembang di level profesional.

Kontraknya di Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026, sehingga Persija Jakarta bisa mendatangkannya secara gratis jika tak ada perpanjangan kontrak. Di musim 2025/2026, Zanadin Fariz telah tampil dalam 18 pertandingan dengan total 1.323 menit bermain, mencatatkan satu gol dan tiga assist. Regulasi U-23 membantunya tetap menjadi starter, menjadikannya calon kuat untuk bersaing dengan pemain senior Persija Jakarta.

3. Irfan Jauhari

Irfan Jauhari, penyerang lokal Persis Solo, juga menjadi target Persija Jakarta. Kontraknya di Persis Solo akan berakhir pada 31 Mei 2026, sehingga Persija bisa mendatangkannya tanpa biaya tambahan.

Sebelumnya, Irfan Jauhari pernah diboyong Persija Jakarta secara pinjaman pada putaran kedua Liga 1 2021/2022. Meskipun ia hanya tampil dalam 15 pertandingan, pengalaman itu memberinya kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan tim ibu kota.

Namun, di musim 2025/2026, nasib Irfan Jauhari kurang menguntungkan. Ia hanya tampil dalam 13 pertandingan dengan total 667 menit bermain, sering cedera dan jarang dimainkan. Hal ini membuat Persija Jakarta harus lebih hati-hati dalam mengambil keputusan.

Kesimpulan

Dari ketiga pemain tersebut, Persija Jakarta memiliki peluang untuk merekrut mereka secara gratis atau dengan biaya rendah. Namun, setiap keputusan harus diperhitungkan dengan matang, mengingat kompetisi di Liga 1 semakin sengit. Persija Jakarta perlu memastikan bahwa setiap pemain yang didatangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dan strategi pelatih.

Pos terkait