Sirkuit Mandalika Siap Diperbarui untuk MotoGP 2026

Kehadiran MGPA di MotoGP Thailand untuk Persiapan Tahun 2026

Manajemen Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah melakukan kunjungan ke Sirkuit Buriram, Thailand, dalam rangka persiapan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika pada Oktober 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas penyelenggaraan acara balap motor bergengsi tersebut.

Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menekankan bahwa kehadiran tim MGPA tidak hanya terkait dengan persiapan teknis, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia. “Saya selalu mendorong semua karyawan MGPA mulai dari Vice President (VP) hingga level paling bawah untuk berani bertemu dengan berbagai pihak, untuk belajar berani melihat, mendengar sambil aktif berdiskusi dan mengambil keputusan,” jelas Priandhi.

Menurut Priandhi, setiap level karyawan harus melewati proses ini agar dapat mempercepat proses pembelajaran. “Mereka bisa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran dengan cepat,” tambahnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Tujuannya adalah agar acara tersebut dapat berjalan lebih baik dan sesuai standar internasional.

Persiapan Homologasi Sirkuit Mandalika

Pertemuan yang dilakukan oleh MGPA mencakup beberapa poin penting terkait pemenuhan kebutuhan homologasi untuk MotoGP di Mandalika. Salah satu perwakilan dari MGPA, Vice President Motorsport Donny Mardjono, menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah pada race elektronik, run-off area, dan pembersihan sirkuit. Ia juga menyebutkan bahwa kebutuhan track terkait gravel akan menjadi perhatian utama agar sirkuit bisa mendapatkan homologasi Grade A.

Selain itu, Abdul Hamid, Track & Race Operation Officer MGPA, berdiskusi dengan tim Safety Officer IRTA mengenai pembaruan-pembaruan yang diperlukan, termasuk kedalaman dan leveling gravel serta sistem race elektronik. “Ada beberapa hal lain yang akan mampu menunjang keberhasilan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika pada Oktober 2026,” ujarnya.

Belajar Pengelolaan Operasional Sirkuit

MGPA secara khusus melakukan pertemuan dengan MotoGP Sport Entertainment Group untuk melakukan benchmark terhadap berbagai aspek operasional di sirkuit. Hal ini mencakup fasilitas paddock, manajemen arus lalu lintas (traffic flow), pengaturan keluar-masuk penonton, sistem parkir dan transportasi, hingga spectators journey secara menyeluruh.

VP Operation MGPA Try Agung Hartanto menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dari proses penyempurnaan event di Indonesia. “Kami melihat langsung bagaimana pengelolaan fasilitas, traffic flow, keamanan hingga perjalanan penonton dari datang, menikmati balapan, sampai kembali pulang. Semua kami pelajari untuk memastikan Indonesian MotoGP 2026 bisa berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.

Try menambahkan bahwa tim MGPA juga mencermati sistem crowd control, koordinasi marshal dan relawan, kesiapan fasilitas medis, serta optimalisasi area hospitality dan komersial. “Hal-hal teknis seperti manajemen pintu masuk, penggunaan pagar pembatas, distribusi penonton di tribun, hingga integrasi transportasi menjadi perhatian kami. Tujuannya agar pengalaman penonton di Pertamina Mandalika International Circuit semakin nyaman, aman, dan berstandar internasional,” lanjutnya.

Evaluasi dan Persiapan Menuju Tahun 2026

MGPA juga membahas evaluasi penyelenggaraan MotoGP 2025 serta persiapan menuju 2026. Try menjelaskan bahwa diskusi berlangsung komprehensif dan konstruktif, mencakup evaluasi teknis maupun non-teknis. “Mulai dari kesiapan infrastruktur, timeline persiapan event, manajemen risiko, hingga pengembangan entertainment activation di area sirkuit. Ini menjadi bekal penting agar penyelenggaraan Indonesian MotoGP 2026 semakin matang,” jelasnya.

MGPA menargetkan Pertamina MotoGP 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit dapat terselenggara lebih tertata, efisien, serta memberikan pengalaman kelas dunia bagi pembalap, tim, sponsor, dan para penggemar balap di Tanah Air maupun mancanegara.


Pos terkait