Soho Global (SOHO) Ubah Komisaris, Ignasius Jonan Jadi Presiden

Aa1ujszh
Aa1ujszh

Perubahan Komposisi Dewan Komisaris PT Soho Global Health Tbk (SOHO)

PT Soho Global Health Tbk (SOHO), yang bergerak di bidang industri farmasi, telah mengumumkan perubahan komposisi dewan komisaris. Perubahan ini terjadi setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 23 Februari 2026 menyetujui beberapa keputusan penting terkait struktur kepemimpinan perusahaan.

Salah satu keputusan utama adalah pemberhentian Eng Liang Tan sebagai Presiden Komisaris. Dalam keterbukaan informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, Yuliana, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Soho Global Health, menjelaskan bahwa sejak penutupan RUPSLB, SOHO memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan dalam laporan keuangan. Selain itu, semua tindakan tersebut tidak terbukti sebagai tindak pidana atau pelanggaran hukum.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Ignasius Jonan sebagai Presiden Komisaris dan Komisaris Independen Soho Global. Sementara itu, Eng Liang Tan tetap menjadi anggota dewan komisaris. Keputusan ini akan berlaku selama lima tahun hingga 23 Februari 2031.

Struktur Dewan Komisaris dan Direksi

Berikut adalah susunan jajaran dewan komisaris dan direksi PT Soho Global Health Tbk:

Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris dan Komisaris Independen: Ignasius Jonan

Komisaris Independen: Harry Salam

Komisaris: Eng Liang Tan

Komisaris: Andy Nugroho Purwohardono

Direksi:
Presiden Direktur: Ery Yunasri, S.H., LL.M

Direktur: Piero Brambati

Direktur: Yuliana

Direktur: Richard Kidarsa

Direktur: Lim Chern Han

Direktur: Pandy Harianto

Perubahan struktur ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan dan memacu pertumbuhan bisnis di masa depan.

Kinerja Saham SOHO

Pada Rabu (25/2/2026), harga saham SOHO mengalami kenaikan signifikan. Harga saham naik sebesar 15,19% menjadi Rp 3.110 per saham. Selama lima hari terakhir, kenaikan saham SOHO mencapai 8,36%. Kenaikan ini menunjukkan optimisme investor terhadap prospek perusahaan pasca-perubahan komposisi dewan komisaris.

Pos terkait