Sosok Sudarsono, Wali Kota Banjar, Kesal Mobil Dinas Sering Mogok

Banjarkota.go .id Penjabat Wali Kota Banjarmelakukan Inspeksi Mendadak Ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Banjar 660x330 2
Banjarkota.go .id Penjabat Wali Kota Banjarmelakukan Inspeksi Mendadak Ke Kantor Dinas Perhubungan Kota Banjar 660x330 2

Gubernur Jawa Barat Meminjamkan Mobil Dinas ke Wali Kota Banjar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan bantuan berupa mobil dinas kepada Wali Kota Banjar, Sudarsono. Mobil tersebut adalah Toyota Alphard yang dimiliki oleh gubernur. Kejadian ini terjadi setelah Sudarsono mengeluhkan kendaraan dinas lama yang sering mengalami masalah teknis.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa tidak ada pembelian mobil dinas baru untuk para kepala daerah di wilayah Jawa Barat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghematan anggaran, terutama dalam situasi ekonomi yang sedang membutuhkan efisiensi. Mobil dinas yang digunakan oleh para pejabat pemerintahan sering menjadi topik perdebatan publik. Di satu sisi, kendaraan tersebut merupakan fasilitas resmi yang diperlukan untuk mendukung tugas pemerintahan. Di sisi lain, pengadaan dan spesifikasinya sering kali dipertanyakan, terutama ketika kondisi keuangan daerah sedang terbatas.

Mobil dinas milik Dedi Mulyadi, Toyota Alphard, bukanlah hasil dari pembelian menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan kendaraan dinas gubernur yang dialihkan untuk membantu mobilitas Wali Kota Banjar. “Kalau Wali Kota Banjar pakai Alphard itu bukan beli, tapi pemberian dari saya,” ujar Dedi dalam keterangannya.

Sudarsono awalnya mengeluhkan mobil dinas lamanya yang sering mogok. Kondisi anggaran Pemerintah Kota Banjar saat itu juga terbatas, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pembelian kendaraan baru. “Kasihan tidak boleh membeli mobil dinas, nggak ada anggarannya. Mobilnya mogok, nih saya kasih dari Provinsi,” katanya.

Dedi menilai bahwa tidak ada masalah jika kendaraan tersebut dipinjamkan untuk mendukung kelancaran tugas pemerintahan. “Mobil saya kasih pinjam, kecuali pacar nggak akan dipinjamkan,” ucapnya secara berseloroh.

Profil Singkat Wali Kota Banjar, Sudarsono

Sudarsono lahir di Ciamis pada 18 Desember 1960. Ia adalah seorang politikus Partai Golkar yang menjabat sebagai Wali Kota Banjar periode 2015-2030. Sudarsono menghabiskan masa kecilnya di Kota Banjar. Ia mengenyam pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Purwaharja 3, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Banjar.

Setelah tamat SMP, ia menghabiskan masa putih-abu-abu di SMA Negeri 3 Bandung. Setelah lulus, Sudarsono melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Katolik Parahyangan dan meraih gelar insinyur pada tahun 1988.

Setelah lulus, Sudarsono memasuki dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Banjar selama tiga periode berturut-turut, yaitu dari 2009 hingga 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Kota Banjar dari 2020 hingga 2025.

Sudarsono didampingi oleh Supriana dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjar 2024 dan berhasil menjadi pemenang.


Pos terkait