Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, tampil luar biasa saat membela Fortuna Sittard dalam pertandingan melawan NEC Nijmegen di Liga Belanda. Laga yang berlangsung pada Minggu (1/3/2026) pukul 03.00 dini hari WIB menjadi momen penting bagi pemain muda tersebut.
Fortuna Sittard berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas NEC Nijmegen, yang membuat para pendukung Timnas Indonesia bersorak gembira. Pertandingan ini juga menarik perhatian banyak media karena penampilan luar biasa dari Justin Hubner.
NEC Nijmegen sebelumnya pernah menjadi klub Calvin Verdonk selama empat musim, sejak 2022 hingga 2026. Namun, kini Verdonk telah memutuskan untuk bergabung dengan LOSC Lille. Meskipun demikian, laga melawan NEC Nijmegen tetap menjadi momen penting bagi Fortuna Sittard.
Secara mengejutkan, Fortuna Sittard yang dianggap sebagai tim underdog berhasil mengalahkan NEC Nijmegen. Kemenangan ini membawa mereka ke posisi ke-9 klasemen sementara Liga Belanda dengan 32 poin dari 25 pertandingan yang telah dimainkan.
Kini, Fortuna Sittard sangat dekat dengan posisi delapan yang merupakan batas akhir untuk bisa mengikuti play-off Liga Konferensi Eropa musim depan. Ini menjadi motivasi besar bagi skuad tersebut.
Pada laga di Stadion Goffert, Justin Hubner mencatatkan statistik yang sangat menakjubkan dan menjadi sorotan utama. Salah satu momen terpenting adalah golnya yang menjadi penutup pesta tiga gol Fortuna Sittard. Pada menit ke-65, tandukan Hubner berhasil merobek gawang NEC Nijmegen setelah menerima umpan dari sepak pojok yang dilakukan oleh Mohammed Ihattaren.
Namun, tidak hanya gol saja yang membuat penampilan Hubner begitu istimewa. Ia tampil penuh selama 90 menit tanpa digantikan, yang merupakan kali ketujuh secara beruntun ia dipercaya oleh pelatih Danny Buijs untuk bermain penuh.
Menurut data dari FotMob, Hubner berhasil memberikan 16 umpan akurat selama pertandingan. Dari total 19 upaya umpan yang ia lakukan, 84 persen di antaranya tepat sasaran. Sebagai bek, Hubner juga menunjukkan kemampuan serangnya dengan dua tendangan ke arah gawang yang semuanya akurat.
Dalam aspek serangan, Hubner menciptakan enam operan ke wilayah sepertiga akhir pertahanan NEC Nijmegen. Umpan panjang yang ia lakukan memiliki tingkat akurasi sebesar 67 persen, dengan empat dari enam upaya yang berhasil diterima rekan setimnya.
Di sisi bertahan, Hubner tampil solid dengan delapan sapuan dan lima halauan kepala yang menggagalkan serangan lawan. Selain itu, ia melakukan satu tekel, satu blok, dan satu intersepsi sepanjang pertandingan.
Statistik duel yang dicatatkan Hubner sangat mengesankan. Ia berhasil memenangkan 100 persen duel darat dan empat dari enam duel udara. Yang paling menonjol, ia tidak melakukan satu pelanggaran pun meskipun ia dikenal dengan gaya bermain keras di lapangan.
Sebelumnya, Hubner pernah mendapatkan kartu merah saat Fortuna Sittard menghadapi Ajax Amsterdam pada 7 Desember lalu. Namun, dalam pertandingan melawan NEC Nijmegen, ia tampil sangat disiplin.
Dalam kemenangan Fortunezen atas NEC Nijmegen, Hubner mendapatkan rating 7,8, yang menjadikannya pemain dengan rating ketiga tertinggi di laga tersebut. Penampilan ini menunjukkan bahwa Justin Hubner layak menjadi bagian penting dari tim dan dapat memberikan kontribusi besar bagi karier sepak bolanya.





