Stok Pangan Maybrat Aman hingga Idulfitri 1447 H

Img 20240306 Wa0004
Img 20240306 Wa0004

Ketersediaan Bahan Pokok di Kabupaten Maybrat Aman Selama Ramadan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Korneles Naa, memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan terkendali selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan dan kenaikan harga pangan.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil di pasaran. “Untuk kelangkaan sementara tidak ada. Kami pastikan stok aman, baik dari pasokan luar daerah maupun dukungan pangan lokal,” ujar Korneles kepada sumber berita setempat, Selasa (24/2/2026).

Komoditas Utama Tersedia dengan Harga Terkendali

Menurutnya, sejumlah komoditas utama seperti beras premium dan medium, minyak goreng, gula, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, ayam beku, daging, hingga ikan masih tersedia dengan harga yang terkendali. Pemerintah daerah bersama tim terkait terus melakukan pemantauan intensif melalui berbagai sistem, termasuk aplikasi pemantauan harga pangan.

Pengawasan dilakukan di sejumlah titik pasar, seperti Pasar Ayamaru dan wilayah Kumurkek. “Kami terus memantau pergerakan harga setiap hari. Sejauh ini masih dalam batas normal dan terkendali,” katanya.

Intervensi untuk Menekan Lonjakan Harga

Pihak berwenang bersama tim pangan nasional dan kepolisian telah mengintervensi untuk menekan lonjakan harga, sehingga kondisi pasar kini kembali stabil. Pemerintah daerah tetap mewaspadai potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

Karena itu, intervensi langsung ke pasar akan dilakukan terutama dalam dua minggu hingga satu minggu sebelum Lebaran. “Kami akan turun langsung memastikan stok tersedia dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya.

Permasalahan Disparitas Harga Produk Lokal dan Luar Daerah

Korneles juga menyoroti keluhan masyarakat terkait disparitas harga antara produk pangan lokal dan pasokan dari luar daerah. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius pemerintah untuk segera ditindaklanjuti.

Saat ini, pihaknya tengah menyusun langkah strategis bersama instansi terkait guna menyamakan harga pangan, baik produk lokal maupun dari luar daerah, agar lebih adil bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Kita ingin ada kesepakatan harga yang seimbang, sehingga pangan lokal juga bisa bersaing dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Harapan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Ia berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga hingga Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.


Pos terkait