Suami Gaji Rp 12 Juta, Wanita Pilih Batal Nikah: Tak Bisa Beli Rumah untuk Saya

Gadis Ini Muak Tunangan Hutang Sampai Rp 16 Juta Akhirnya Batalkan Pernikahan
Gadis Ini Muak Tunangan Hutang Sampai Rp 16 Juta Akhirnya Batalkan Pernikahan

Wanita Ini Kabur Setelah Tahu Gaji Suaminya

Seorang wanita asal Tiongkok, yang dikenal dengan nama Jiang, mengundurkan diri dari pernikahannya setelah mengetahui penghasilan suaminya. Kejadian ini terjadi hanya sehari setelah pernikahan mereka dan kini telah menjadi topik pembicaraan di media sosial.

Jiang menikah dengan seorang pria yang lebih tua daripada usianya. Keduanya memutuskan untuk menikah setelah dijodohkan oleh salah satu kerabat mereka. Saat bertemu dengan suaminya, Jiang mengaku bahwa keluarganya mendesaknya untuk segera menikah. Suaminya pun setuju dan segera melamarnya. Jiang tidak menolak lamaran tersebut karena ia percaya bahwa kerabat mereka tidak akan memberikan pria yang tidak berkualitas.

Namun, keduanya saling jujur bahwa mereka belum mencintai satu sama lain. “Tapi kami berjanji akan mengembangkan perasaan itu setelah menikah,” ujar Jiang.

Pesta pernikahan mereka tidak begitu mewah, tetapi juga tidak sederhana atau kekurangan. Jiang mendapatkan mahar pernikahan yang cukup besar sesuai dengan permintaan keluarganya. “Jadi saya tidak pernah curiga tentang keuangannya,” tambahnya.

Pada malam pernikahan mereka, Jiang dan suaminya mulai berdiskusi tentang penghasilan bulanan mereka. Jiang mengungkapkan bahwa ia adalah karyawan swasta yang mendapat gaji di bawah Rp10 juta. Sementara suaminya mengaku mendapat gaji sebesar Rp12 juta. Jawaban ini membuat Jiang terkejut dan menolak untuk berhubungan intim.

“Saya mengaku tidak enak badan, lelah dan ingin tidur lebih awal,” katanya. Suaminya terus membujuknya, tetapi Jiang tetap menolak. Keesokan paginya, Jiang segera mengemas barang-barangnya.

Suaminya terkejut dan bertanya ke mana Jiang ingin pergi. Jiang menjawab bahwa ia ingin pulang ke rumah orang tuanya. Ia berjanji akan kembali dalam dua hari, tetapi hingga saat ini ia belum kembali ke rumah suaminya. Ia sering menunda-nunda dengan alasan merindukan orang tuanya.

Suaminya akhirnya menyadari ada yang tidak beres dan menelepon Jiang memintanya untuk kembali. Akhirnya Jiang berkata jujur bahwa ia tidak bisa menerima kondisi keuangan suaminya. Ia juga menolak untuk pulang ke rumah suaminya. Suaminya marah dan mengancam Jiang, tetapi ia tetap bersikeras bahwa gajinya terlalu kecil dan tidak akan bisa membelikannya rumah.

Akhirnya, Jiang mendaftarkan pembatalan pernikahan mereka. Pria itu menyetujui pembatalan tersebut, tetapi menuntut Jiang agar mengembalikan seluruh mahar pernikahan yang telah diberikan.

Kisah ini menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian netizen. Banyak komentar yang muncul, seperti:

  • “Kalau kamu terlalu peduli soal uang, kenapa harus menunggu sampai hari pernikahan untuk memperburuk keadaan? Kamu benar-benar berlebihan.”
  • “Faktanya, banyak perempuan menikah hanya demi uang dan kekayaan.”
  • “Sesungguhnya ini bisa dicegah. Mereka berdiskusi tentang penghasilan mereka sebelum menikah. Keduanya sama-sama bodoh.”


Pos terkait