Supermarket di Uni Emirat Arab Alami Lonjakan Pembelian, Warga Diminta Hindari Belanja Berlebihan

Aa1xkwxi 1
Aa1xkwxi 1

Peritel di Uni Emirat Arab Pastikan Pasokan Kebutuhan Pokok Tetap Aman

Peritel besar di Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil langkah-langkah cepat untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap stabil dan aman. Mereka menegaskan bahwa rak-rak supermarket tetap terisi penuh, harga tetap stabil, serta rantai pasok berjalan tanpa gangguan meskipun situasi kawasan sedang dalam ketegangan.

Chairman LuLu Group, Yusuffali M.A., menyatakan bahwa perusahaan memiliki persediaan yang cukup di seluruh gerai dan pusat distribusi. Ia juga menekankan bahwa tidak ada gangguan pasokan yang terjadi.

“Kami memiliki tingkat inventori yang kuat di seluruh toko dan pusat distribusi, dan sama sekali tidak ada gangguan pasokan. Saya mengimbau warga untuk berbelanja secara bertanggung jawab dan tidak ada alasan untuk panik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebagai pemangku kepentingan utama dalam ekosistem ketahanan pangan kawasan, memastikan ketersediaan produk kebutuhan pokok tanpa gangguan merupakan prioritas tertinggi perusahaan. Perusahaan bekerja sama erat dengan otoritas terkait dan mitra pemasok untuk terus memantau perkembangan serta merespons secara proaktif.

Lonjakan Permintaan Tidak Mengganggu Pasokan

Para peritel melaporkan adanya lonjakan permintaan, khususnya untuk barang kebutuhan pokok. Namun, mereka menegaskan bahwa pasokan tetap stabil. Al Maya Group, misalnya, melaporkan peningkatan pembelian yang signifikan, termasuk kenaikan 50 persen pesanan daring serta peningkatan penjualan air mineral, beras, susu, sayuran segar, dan daging.

Partner and Deputy CEO Group Director Al Maya Group, Kamal Vachani, menegaskan bahwa tidak ada kekurangan barang kebutuhan sehari-hari (fast moving consumer goods/FMCG) di supermarket mereka. Ia menjelaskan bahwa meskipun pelanggan membeli lebih banyak kebutuhan pokok, tidak ada gangguan pada rantai pasok. Tim pengadaan dan logistik bekerja sepanjang waktu bersama pemasok lokal dan internasional untuk menjaga tingkat persediaan tetap normal.

Vachani juga mengimbau warga untuk menghindari aksi beli panik, serta menegaskan tidak ada kebutuhan untuk menimbun barang karena operasional toko dan distribusi berjalan normal.

Operasional Toko Berjalan Normal

Juru bicara Spinneys menyatakan bahwa seluruh toko beroperasi seperti biasa, dengan rantai pasok yang kuat dan rencana kontinjensi yang telah disiapkan. Peritel tersebut menekankan bahwa meskipun rantai pasok tetap kuat, pelanggan diharapkan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan agar barang kebutuhan pokok tetap dapat diakses oleh semua pihak.

Secara umum, pesan dari jaringan supermarket besar adalah bahwa rak tetap terisi, jaringan logistik berfungsi normal, dan harga stabil.

Pemantauan Pemerintah Memastikan Stabilitas Pasar

Jaminan dari para peritel tersebut menyusul pernyataan Kementerian Ekonomi dan Pariwisata UEA yang menegaskan pasar di seluruh negeri tetap stabil, dengan ketersediaan barang kebutuhan pokok pangan maupun nonpangan dalam jumlah memadai di seluruh gerai ritel.

Kementerian menyatakan cadangan strategis negara bersifat kuat, komprehensif, dan terdiversifikasi, sehingga mampu memenuhi permintaan domestik dalam jangka waktu panjang. Selain itu, pemerintah terus memantau tingkat persediaan melalui sistem pemantauan harga elektronik canggih yang secara berkelanjutan mengumpulkan dan menganalisis data.

Menteri Ekonomi dan Pariwisata UEA, Abdulla bin Touq Al Marri, menyatakan bahwa UEA telah membangun sistem ekonomi yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan regional maupun global, dengan ketahanan pangan dan ketersediaan barang tetap menjadi prioritas utama negara.

Pos terkait