Survei Indikator Politik: Kesulitan Cari Kerja Jadi Keluhan Utama Warga

Aa1xk62o
Aa1xk62o

Masalah Utama yang Dihadapi Warga Kabupaten Bogor

Hasil survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa kesulitan mencari pekerjaan menjadi keluhan utama warga Kabupaten Bogor dalam satu tahun terakhir. Meskipun demikian, mayoritas masyarakat menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor berjalan positif.

Menurut peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro, sebanyak 40,3 persen responden menyebut sulitnya mencari lapangan kerja sebagai persoalan paling mendesak di lingkungan tempat tinggal mereka. Ia menjelaskan bahwa masalah ekonomi masih dominan, terutama soal lapangan pekerjaan. Ini menjadi keluhan terbesar warga Kabupaten Bogor.

Selain persoalan pekerjaan, warga juga menilai harga kebutuhan pokok yang mahal sebesar 24 persen serta kondisi jalan rusak sebesar 11,2 persen sebagai masalah utama yang dihadapi masyarakat.

Survei yang dilakukan pada 6–11 Februari 2026 itu melibatkan 410 responden dengan metode multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error sekitar 4,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam paparan hasil survei, Bawono juga menyebutkan bahwa persoalan ketenagakerjaan terlihat konsisten dengan penilaian publik terhadap pencapaian program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran yang masih dinilai belum optimal oleh sebagian warga. Temuan tersebut menunjukkan bahwa isu pengangguran menjadi pekerjaan rumah penting karena beririsan langsung dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Evaluasi Publik Terhadap Pelaksanaan Pemerintahan

Di sisi lain, hasil survei mencatat evaluasi publik terhadap pelaksanaan pemerintahan relatif positif. Sebanyak 64,6 persen responden menilai kondisi pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Bogor dalam kategori baik atau sangat baik. Tingkat kepuasan terhadap kinerja Bupati Bogor Rudy Susmanto tercatat sebesar 80,3 persen. Adapun tingkat kepuasan terhadap Wakil Bupati Ade Ruhandi mencapai 79,3 persen.

Meski tingkat kepuasan terhadap kepemimpinan daerah cukup tinggi, kondisi ekonomi masih menjadi catatan. Sebanyak 50,2 persen responden menilai kondisi ekonomi daerah berada pada kategori sedang, menunjukkan bahwa perbaikan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan merata oleh masyarakat.

Bawono menilai tingginya tingkat kepuasan terhadap pemerintah daerah dapat menjadi modal awal yang positif. Namun, pemerintah tetap perlu fokus pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan sektor ekonomi agar ekspektasi publik dapat terpenuhi pada tahun-tahun pemerintahan berikutnya.

Fokus pada Penyelesaian Masalah Ekonomi

Pemerintah Kabupaten Bogor diharapkan dapat lebih memperhatikan isu-isu ekonomi yang menjadi keluhan utama masyarakat. Dengan adanya survei ini, diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal pengangguran dan ketersediaan lapangan kerja.

Tidak hanya itu, pemerintah juga perlu memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan bahwa pembangunan di Kabupaten Bogor dapat berjalan secara merata dan berkelanjutan.

Dengan memperhatikan masukan dari masyarakat dan menjaga kinerja yang positif, pemerintah daerah dapat memperkuat fondasi pembangunan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Bogor.

Pos terkait