
Wafatnya seorang tokoh penting dalam sejarah bangsa Indonesia, yaitu Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, menjadi berita duka yang menyentuh. Ia meninggal dunia pada hari ini, Senin (2/3), di usia 91 tahun. Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
“Try Sutrisno meninggal dunia,” ujar Pras saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut.
Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas wafatnya mantan Wakil Presiden. “Kita berduka cita sangat mendalam,” tambahnya.
Menurut informasi yang diperoleh, Try Sutrisno mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada pukul 06.58 WIB. Jenazah akan langsung dimandikan di tempat tersebut sebagai bagian dari prosesi pemakaman.
Pras menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan RSPAD dan Garnisun Sekretariat Negara untuk memastikan pelayanan terbaik selama masa-masa terakhir Try Sutrisno.
“Saya sudah meminta RSPAD dan Garnisun Setneg untuk memberikan atensi terbaik,” katanya.
Riwayat Kehidupan dan Kontribusi
Try Sutrisno lahir pada tahun 1931 dan memiliki peran penting dalam sejarah politik Indonesia. Sebagai Wakil Presiden ke-6, ia menjabat bersama Presiden Soeharto pada periode 1983 hingga 1988. Selama masa jabatannya, ia sering dianggap sebagai sosok yang dekat dengan rakyat dan memiliki visi pembangunan yang inklusif.
Selain itu, Try Sutrisno juga dikenal sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang aktif dalam organisasi pergerakan nasional sejak masa mudanya. Kiprahnya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun negara mencerminkan dedikasi tinggi terhadap tanah air.
Peran dalam Pembangunan Nasional
Sebagai Wakil Presiden, ia sering kali menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat luas. Meskipun tidak memiliki peran eksekutif seperti presiden, peran Try Sutrisno sebagai wakil presiden sangat strategis dalam membantu menjaga stabilitas politik dan memastikan program pemerintah dapat dijalankan secara efektif.
Dalam beberapa kesempatan, ia juga terlibat dalam berbagai inisiatif pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat. Banyak orang menganggapnya sebagai sosok yang rendah hati dan peduli terhadap kebutuhan rakyat.
Duka Cita yang Mendalam
Berita wafatnya Try Sutrisno membuat banyak pihak merasa kehilangan. Tidak hanya keluarga besar, tetapi juga para tokoh masyarakat, politisi, dan rakyat umumnya turut berbelasungkawa.
Beberapa tokoh nasional telah menyampaikan ucapan duka melalui media massa maupun pernyataan resmi. Mereka mengingat jasa-jasa yang telah diberikan oleh Try Sutrisno selama hidupnya.
Proses Pemakaman dan Tradisi Budaya
Proses pemakaman Try Sutrisno akan dilakukan sesuai dengan tradisi dan adat istiadat yang berlaku. Sebagaimana biasanya, jenazah akan dishalatkan di tempat tertentu sebelum disemayamkan.
Pihak keluarga dan pemerintah juga akan memastikan bahwa proses pemakaman berjalan dengan lancar dan penuh hormat. Seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan dengan penuh kesadaran akan makna dan nilai-nilai kehidupan serta kematian dalam budaya Indonesia.
Penutup
Kematian Try Sutrisno adalah kerugian besar bagi bangsa Indonesia. Namun, warisan dan kontribusinya akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah yang tak terlupakan. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan dengan segala kebaikannya.





