Sutrisno Meninggal, SBY: Dia Prajurit dan Patriot



Jakarta

– Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno sebagai seorang negarawan.

SBY bersama anaknya, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, hadir dalam upacara militer pemakaman Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3).

“Beliau adalah seorang prajurit dan patriot,” ujar SBY.

SBY juga memuji karakter kepemimpinan yang dimiliki Try Sutrisno selama hidupnya.

“Beliau seorang pemimpin. Beliau contoh teladan dengan keluarga beliau,” kata SBY.

Ayah dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini juga memuji sifat-sifat Try Sutrisno selama hidupnya.

“Di atas segalanya, beliau adalah seorang negarawan,” ujar SBY.

Dalam prosesi upacara, Presiden Prabowo Subianto membacakan apel persada.

Apel persada merupakan kata-kata terakhir untuk mengantarkan almarhum Try Sutrisno ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Pembacaan apel persada oleh inspektur upacara merupakan tradisi yang selalu dilakukan dalam upacara pemakaman militer.

“Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada ibu pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Nama: Try Sutrisno; Jabatan: Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 Periode Tahun 1993-1998, Panglima ABRI Periode 1988-1993. Putra dari Bapak Subandi, almarhum, yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB di Jakarta. Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar. Jakarta, 2 Maret 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,” ujar Prabowo.

Prosesi Pemakaman yang Penuh Hormat

Prosesi pemakaman Try Sutrisno berlangsung dengan penuh kesan hormat dan khusyuk. Upacara militer yang digelar di TMP Kalibata menunjukkan penghormatan tinggi terhadap sosok mantan Wakil Presiden yang memiliki peran penting dalam sejarah politik Indonesia.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam prosesi ini antara lain:

  • Kehadiran tokoh-tokoh penting

    Selain Presiden Prabowo Subianto, beberapa tokoh nasional juga turut hadir dalam upacara tersebut. Mereka hadir untuk memberikan penghormatan kepada almarhum dan menunjukkan dukungan terhadap keluarga besar Try Sutrisno.

  • Tradisi apel persada

    Apel persada merupakan bagian penting dari upacara pemakaman militer. Kata-kata yang dibacakan oleh Presiden Prabowo mengandung makna simbolis tentang pengabdian dan jasa almarhum bagi bangsa dan negara.

  • Penghormatan terhadap jasa-jasa almarhum

    Dalam pembacaan apel persada, disebutkan jabatan dan peran almarhum selama masa pemerintahan. Hal ini menegaskan bahwa jasa-jasa yang diberikan oleh Try Sutrisno tidak akan pernah dilupakan.

Penghargaan dari SBY dan Keluarga

Presiden SBY menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian mantan Wakil Presiden yang pernah bekerja sama dengannya. Ia menganggap Try Sutrisno sebagai sosok yang memiliki kepribadian luar biasa dan menjadi contoh teladan dalam kepemimpinan.

Selain itu, SBY juga menyampaikan rasa hormat kepada keluarga almarhum. Ia menekankan bahwa semangat dan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Try Sutrisno akan terus diwariskan kepada generasi penerus.

Kehadiran Anak-anak SBY

Anak-anak SBY juga turut hadir dalam upacara pemakaman. Salah satunya adalah Edhie Baskoro Yudhoyono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen keluarga SBY untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kekeluargaan.

Penutup

Upacara pemakaman Try Sutrisno bukan hanya sekadar ritual formal, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengenang jasa-jasa seorang negarawan. Dengan adanya penghormatan dari berbagai pihak, termasuk presiden dan tokoh masyarakat, dapat dilihat betapa besar kontribusi almarhum dalam sejarah Indonesia.

Pos terkait