Suzuki Victorious Contest 2025, Heru Khabib Muslim Juara Pertama

Aa1wwrwo
Aa1wwrwo



PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menggelar Suzuki Victorious Contest 2025, sebuah kompetisi yang bertujuan untuk menjaga kualitas dan kompetensi para teknisi di bengkel resmi Suzuki. Kompetisi ini berfokus pada kategori Teknisi Sepeda Motor dan telah menjadi agenda rutin perusahaan dalam upaya memastikan standar layanan aftersales tetap terjaga.

Babak final nasional dari ajang ini diselenggarakan pada 11 Februari 2026 di SMK Wiworotomo Purwokerto. Sekolah ini tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara, tetapi juga merupakan mitra strategis SIS dalam pengembangan pendidikan vokasi otomotif. Pemilihan lokasi ini menunjukkan adanya kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan vokasi yang saling mendukung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa Suzuki Victorious Contest adalah salah satu inisiatif penting bagi perusahaan.

“Suzuki Victorious Contest merupakan bagian dari upaya Suzuki untuk menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang menjadi ujung tombak layanan aftersales. Melalui kompetisi ini, kami memberikan motivasi kepada para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memberikan pelayanan sesuai standar,” jelas Hariadi.

Kompetisi ini dilaksanakan melalui rangkaian seleksi yang berjenjang, mulai dari tingkat main dealer, lalu ke tingkat regional, hingga akhirnya memilih teknisi terbaik untuk bertanding di tingkat nasional. Proses seleksi yang ketat memastikan bahwa setiap peserta memiliki kompetensi unggul.

Final nasional tahun ini diikuti oleh perwakilan teknisi terbaik dari beberapa wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, dan Samarinda. Acara ini semakin meriah dengan penampilan Dalang Cilik dan Lengger Banyumasan.

Seluruh peserta diuji melalui empat tahapan materi, yaitu:

Tes Teori: Mengukur pemahaman mendalam tentang produk dan teknologi sistem sepeda motor Suzuki.

Tes Pengukuran: Menilai ketepatan penggunaan alat ukur sesuai standar operasional (SOP).

Tes Praktik: Menguji keterampilan teknis dalam melakukan pekerjaan servis.

Troubleshooting: Menguji kemampuan analisis dan kecepatan dalam mendiagnosis serta menyelesaikan permasalahan kendaraan secara tepat dan efisien.

Rangkaian pengujian ini dirancang mirip dengan kondisi nyata di bengkel resmi Suzuki, sehingga aspek ketelitian, keselamatan kerja, kecepatan, dan ketepatan prosedur menjadi parameter utama dalam penilaian.

Hasil akhir dari kompetisi ini menghasilkan juara pertama, kedua, dan ketiga. Juara Pertama diraih oleh Heru Khabib Muslim dari PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta. Harsono dari PT Indo Sunmotor Gemilang Semarang menjadi Juara Kedua, sedangkan Rajiman dari PT Insan Sarana Maju Cirebon menempati posisi Juara Ketiga.

Pemilihan SMK Wiworotomo Purwokerto sebagai lokasi final nasional juga menjadi simbol kuat dari sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia otomotif, khususnya di sektor sepeda motor. Selain itu, upaya ini membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang bersama industri.

Hariadi menekankan bahwa kompetisi ini merupakan bentuk apresiasi bagi teknisi yang bekerja di lapangan. “Melalui ajang yang telah berlangsung sejak tahun 1999 ini, kami ingin memastikan kualitas teknisi selalu terjaga agar dapat memberikan hasil kerja yang presisi bagi pelanggan. Di samping itu, kompetisi ini juga menjadi bentuk apresiasi Suzuki bagi para teknisi yang telah berkontribusi memberikan pelayanan terbaik di seluruh jaringan resmi,” tutupnya.

Dengan Suzuki Victorious Contest 2025, PT Suzuki Indomobil Sales kembali menegaskan komitmennya untuk menyediakan layanan aftersales yang profesional, andal, dan berkualitas tinggi bagi seluruh pelanggan Suzuki di Tanah Air.

Pos terkait